
Skripsi
Implementasi Program Bandung Integrated Resources Management System (BIRMS) pada Bidang Pendidikan di Kota Bandung
Penelitian ini berjudul “Implementasi Program Bandung Integrated Resources Management System (BIRMS) pada Bidang Pendidikan di Kota Bandung”. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170110110127 351 WID 55/2015 Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 1) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 351 WID 55/2015Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 WID 55/2015Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Widdya Rahmawaty -
Penelitian ini berjudul “Implementasi Program Bandung Integrated Resources Management System (BIRMS) pada Bidang Pendidikan di Kota Bandung”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya sistem pengelolaan sumber daya pemerintah terpadu di Kota Bandung yang dinamakan Bandung Integrated Resources Management System (BIRMS). Dengan BIRMS pemerintah dapat memantau seluruh penyelenggaraan program pemerintah. Bidang pendidikan merupakan urusan wajib daerah yang menjadi prioritas pemerintah kota Bandung. Maka dari itu, perlu mengkaji mengenai implementasi BIRMS pada bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan, BIRMS tidak mengimplementasikan seluruh subsistem. Selain itu, masih banyaknya data yang tidak terisi lengkap dalam BIRMS. Sehingga identifikasi masalahnya adalah mengapa implementasi BIRMS pada bidang pendidikan di kota Bandung belum efektif?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab belum efektifnya implementasi BIRMS pada bidang pendidikan di Kota Bandung. Dalam melakukan analisis penulis menggunakan teori implementasi program dari Gerston (2002). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive. Informan terdiri dari pemerintah kota Bandung dan penyedia. Sedangkan masyarakat tidak dijadikan informan karena BIRMS sebagai back office system yang digunakan untuk perbaikan manajerial internal pemerintah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SOP belum sepenuhnya dipahami oleh Dinas Pendidikan, sosialisasi dan bimbingan teknis tidak melibatkan seluruh stakeholder yang berkaitan langsung dalam implementasi BIRMS, sumber daya manusia, anggaran dan teknologi belum memadai dari segi kualitas, pengelolaan BIRMS tidak dilaksanakan oleh satu SKPD tunggal, tapi masih melibatkan beberapa SKPD, belum ada mekanisme pertanggungjawaban yang jelas atas pelaksanaan tugas secara teknis yang dilakukan oleh operator BIRMS, BIRMS belum mampu mengurangi kemungkinan terjadinya korupsi, kolusi dan nepotisme dalam pengadaan barang dan jasa, belum ada indikator kinerja yang jelas. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah dibentuk regulasi, pemberian reward dan puishment dalam implementasi BIRMS, membuat indikator kinerja yang jelas yang disepakati oleh perumus dan pelaksana, melakukan updating data, dan meningkatkan transparansi publik. Kata kunci : Implementasi progam, Bandung Integrated Resources Management System, Bidang pendidikan -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






