Detail Cantuman

Image of Upaya Lembaga Penyelenggara Pemilu dan Lembaga Penyandang Disabilitas dalam Mewujudkan Aksesibilitas Pemilu bagi Penyandang Disabilitas pada Pilkada Kota Cimahi 2017

Skripsi  

Upaya Lembaga Penyelenggara Pemilu dan Lembaga Penyandang Disabilitas dalam Mewujudkan Aksesibilitas Pemilu bagi Penyandang Disabilitas pada Pilkada Kota Cimahi 2017


Indonesia melalui Electoral Management Body dengan menganut sistem yang independen dan otonom dari pemerintah berusaha untuk mewujudkan aksesibilitas ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170810140043320 MOC 18/2018Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 8)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 MOC 18/2018
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xx, 92 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Indonesia melalui Electoral Management Body dengan menganut sistem yang independen dan otonom dari pemerintah berusaha untuk mewujudkan aksesibilitas pemilu bagi penyandang disabilitas melalui tahapan pra pemilu, pemilu berlangsung, dan pasca pemilu. Pada Pilkada Cimahi 2017, DPT penyandang disabilitas mencapai angka 894 jiwa, berbeda dengan hasil setelah perolehan suara didapat yaitu 235 suara. Perolehan suara yang didapat menggambarkan bahwa sosialisasi yang dilakukan pihak penyelenggara belum merata dan dari pihak penyandang disabilitas sendiri masih ada yang tidak peduli dengan adanya kegiatan pemilu. Padahal jumlahnya cukup signifikan dan memiliki potensi untuk mempengaruhi kontestasi pilkada di Kota Cimahi. Penelitian ini menjelaskan bagaimana upaya mewujudkan aksesibilitas pemilu bagi penyandang disabilitas pada Pilkada Cimahi 2017. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis hasil penelitian dan mengkaji hasil penelitian secara mendalam tentang upaya yang dilakukan pihak-pihak terkait untuk mewujudkan aksesibilitas pemilu bagi penyandang disabilitas pada Pilkada Cimahi 2017. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa dalam upaya mewujudkan aksesibilitas pemilu bagi penyandang disabilitas pada Pilkada Cimahi 2017, KPU dan Panwaslu kota Cimahi sebagai penyelenggara pemilu melibatkan PPDI Kota Cimahi sebagai lembaga penyandang disabilitas dalam tahapan pemilu. KPU menjalankan peranan sosialisasi politik dan pendidikan politik terhadap penyandang disabilitas yang dilaksanakan di SLBN-A Citeureup Cimahi. Pihak penyelenggara melibatkan penyandang disabilitas dalam Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) khusus didaerahnya masing-masing. Lalu, untuk fasilitas yang disediakan oleh pihak penyelenggara pemilu adalah templete atau braille bagi tunanetra, running text bagi tuna rungu dan pendamping bagi tuna grahita. Namun pembagian fasilitas belum secara merata di tiap daerahnya. Hal tersebut yang menyebabkan keterlibatan disabilitas dalam Pilkada Cimahi 2017 sangatlah minim.

    Kata kunci : Electoral management body, aksesibilitas pemilu, komisi pemilihan umum dan panitia pengawas pemilihan umum, penyandang disabilitas.

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi