Detail Cantuman

Image of Implementasi Program Pengembangan Destinasi Pariwisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut : studi di objek wisata Situ Bagendit

Skripsi  

Implementasi Program Pengembangan Destinasi Pariwisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut : studi di objek wisata Situ Bagendit


Skripsi ini merupakan hasil penelitian mengenai Implementasi Program Pengembangan Destinasi Pariwisata di Situ Bagendit oleh Dinas Kebudayaan dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170110110014351 AGU 75/2018Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 AGU 75/2018
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 89 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Skripsi ini merupakan hasil penelitian mengenai Implementasi Program Pengembangan Destinasi Pariwisata di Situ Bagendit oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut. Adapun latar belakang penelitian ini, peneliti menemukan adanya indikasi masalah mengenai pelaksanaan program yaitu belum optimalnya kegiatan perencanaan pengembangan potensi wisata, belum tercapainya indikator sasaran pembangunan sarana dan prasarana dalam Lakip Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut 2014, keterbatasan dukungan penunjang wisata dan kurangnya penataan objek wisata Situ Bagendit. Untuk menganalisis permasalahan di atas peneliti menggunakan teori dari Charles O Jones yang menyatakan bahwa ada tiga aktivitas penting dalam Implementasi Program yaitu organisasi, interpretasi dan aplikasi. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian skripsi adalah metode penelitian deskriptif analisis melalui pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan melalui observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini peneliti melakukan pengujian keabsahan data dengan cara triangulasi sumber, teori dan waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam Implementasi Program Pengembangan Destinasi Pariwisata di Situ Bagendit, secara umum belum optimal. Hal ini terjadi karena dalam aktivitas implementasi program masih ditemukan beberapa permasalahan diantaranya kurangnya sumber daya manusia yang ahli dan berkompeten, kurangnya komunikasi dan koordinasi yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut dengan instansi yang terlibat dalam pelaksanaan program, kurangnya pemahaman pelaksana program terkait kegiatan dan tujuan program karena kurangnya sosialilasi yang dilakukan oleh Dinas sebagai penyusun dan pelaksana program, belum tercapainya kegiatan dan tujuan program serta kurangnya pengawasan secara rutin dalam penyusunan, pelaksanaan dan evaluasi program.

    Kata kunci : Implementasi, Pengembangan Destinasi Pariwisata, Implementasi Program Charles O. Jones.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi