Skripsi
Evaluasi Program Klinik Berhenti Merokok di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kota Bandung
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana evaluasi program Klinik Berhenti Merokok di Unit Pelaksana Teknis (UPT) ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170110140004 351 ILY 64/2018 Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 1) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 351 ILY 64/2018Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2018 Deskripsi Fisik xvi, 104 hlm.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Ilyas Nur Firdaus -
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana evaluasi program Klinik Berhenti Merokok di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kota Bandung yang dilatarbelakangi oleh adanya Program Klinik Berhenti Merokok yang dikeluarkan oleh Pemerintah sebagai salah satu upaya untuk mengurangi jumlah perokok di Indonesia, salah satunya adalah Kota Bandung. Kota Bandung menyelenggarakan Program Klinik Berhenti Merokok sejak tahun 2012 di beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas di Kota Bandung. Namun dalam pelaksanaannya, ditemukan beberapa indikasi masalah yaitu hanya ada dua Puskesmas saja yang masih menjalankan Program Klinik Berhenti Merokok dari tujuh Puskesmas yang awalnya ditunjuk oleh Dinas Kesehatan untuk menyelenggarakan program tersebut, kurangnya Sumber Daya Manusia yang ada di Puskesmas, dalam hal ini adalah konselor di Klinik Berhenti Merokok, serta bertambahnya tugas dan fungsi dari petugas konselor tersebut sehingga berdampak pada meningkatnya beban kerja yang dimiliki oleh petugas Puskesmas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model evaluasi program CIPP dari Stufflebeam (2002). Komponen yang terdapat dalam CIPP adalah Context Evaluation, Input Evaluation, Process Evaluation, dan Product Evaluation. Sedangkan untuk metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi program yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan belum berhasil, dikarenakan masih ditemukannya permasalahan yaitu kebutuhan konselor yang belum dapat dipenuhi oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung serta sarana dan prasarana yang belum dapat digunakan secara maksimal. Sistem perencanaan yang dibuat oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung belum mencakup target dari program tersebut dan tidak adanya alokasi anggaran untuk menyelenggarakan program Klinik Berhenti Merokok. Dinas Kesehatan belum dapat mengukur keberhasilan dari Program Klinik Berhenti Merokok sejak berjalan dari tahun 2012 karena belum adanya evaluasi secara menyeluruh sampai kepada capaian atau tingkat keberhasilan dari program Klinik Berhenti Merokok di UPT Puskesmas Kota Bandung.
Kata kunci : Evaluasi Program, Program Klinik Berhenti Merokok, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kota Bandung.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






