Detail Cantuman

Image of Integrasi Kelembagaan Lokal dalam Pengelolaan Sampah di Kelurahan Babakan Penghulu Kecamatan Cinambo Kota Bandung Jawa Barat

Skripsi  

Integrasi Kelembagaan Lokal dalam Pengelolaan Sampah di Kelurahan Babakan Penghulu Kecamatan Cinambo Kota Bandung Jawa Barat


Pengelolaan sampah yang baik dapat mewujudkan lingkungan yang bersih. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan semua pihak untuk melakukannya, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170710140036301 RAI 26/2018Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 7)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 RAI 26/2018
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 101 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pengelolaan sampah yang baik dapat mewujudkan lingkungan yang bersih. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan semua pihak untuk melakukannya, termasuk diantaranya kelembagaan lokal. Penelitian ini mengkaji upaya kelembagaan lokal, baik PKK, Karang Taruna, RW, dan RT dalam mengelola sampah dan integrasi yang terjadi untuk mengidentifikasi permasalahanpermasalahan yang didapatkan kelembagaan lokal dalam kegiatan pengelolaan sampah tersebut. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat berupa pengelolaan sampah, Kerja Bakti membersihkan lingkungan, serta program Bank Sampah, sedangkan integrasi yang terjadi dapat berupa integrasi normatif, integrasi fungsional dan integrasi koersif. Penelitian ini menggunakan pendeketan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan Pengelolaan Sampah menunjukan integrasi fungsional antar lembaga RW dengan RT dalam menarik dan mengelola iuran, integrasi normatif terjadi antara RW, RT, dan masyarakat dalam membayar iuran kegiatan ini. Kegiatan Bank Sampah tidak menunjukkan integrasi yang baik. Namun, cita-cita bersama untuk menjalankan kegiatan ini sudah terbentuk di dalam sebagian masyarakat dan kelembagaan lokal. Hal ini berpotensi menimbulkan integrasi normatif. Kegiatan Kerja Bakti menunjukan integrasi fungsional antara RW, RT, dan Karang Taruna dalam memobilisasi masyarakat serta integrasi normatif pada pelaksanaan kegiatan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa integrasi kelembagaan lokal sudah ada tetapi masih memiliki kendala sehingga diperlukan penguatan integrasi baik integrasi normatif, integrasi fungsional, dan integrasi koersif.

    Kata kunci : Integrasi, Kelambagaan Lokal, Pengelolaan Sampah.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi