Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Sifat Farmakognosi Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya Linn.)


Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui parameter farmakognosi ekstrak daun pepaya (Carica papaya Linn.). Kadar air dan kadar abu tidak larut ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021071000130Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2100
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2100
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui parameter farmakognosi ekstrak daun pepaya (Carica papaya Linn.). Kadar air dan kadar abu tidak larut asam terbesar pada ekstrak daun pepaya Padang (21,69% dan 98,18%), kadar abu total dan kadar abu larut air terbesar pada ekstrak daun pepaya Bandung (10,66% dan 11,5%), kadar sari larut air dan sari larut etanol terbesar pada ekstrak daun pepaya Sumedang (0,66% dan 23%). Skrining fitokimia terhadap ekstrak daun pepaya menunjukkan bahwa senyawa metabolit yang terkandung di dalamnya adalah alkaloid, flavonoid, steroid dan saponin. Hasil KLT dengan sinar UV 366 nm menunjukkan bercak terbanyak pada ekstrak daun pepaya Bandung dan Sumedang, dengan asam sulfat-etanol 10% menunjukkan bercak terbanyak pada ekstrak daun pepaya Sumedang. Hasil KG-SM menunjukkan kandungan senyawa dengan kadar terbesar pada ketiga sampel adalah 2-etil-1-heksanol yaitu pada ekstrak daun pepaya Bandung sebanyak (76,78%), Sumedang (32,17%), dan Padang (92,50%).
    Kata kunci : Ekstrak daun pepaya, Parameter farmakognosi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi