
Skripsi
Upaya Pemerintah Indonesia dalam Menangani Kejahatan Siber melalui Pembentukan Badan Siber dan Sandi Negara
Kejahatan siber merupakan isu yang tengah dan semakin berkembang, termasuk di Indonesia. Berbagai ancaman kejahatan siber dan penanganannya yang ...
-
Tidak ada salinan data
-
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 AJI 42/2018Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2018 Deskripsi Fisik xxv, 90 hlm.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Aji Yusuf Rubianto -
Kejahatan siber merupakan isu yang tengah dan semakin berkembang, termasuk di Indonesia. Berbagai ancaman kejahatan siber dan penanganannya yang belum optimal, membuat Indonesia membentuk suatu badan yang dapat menjawab kepentingan nasional Indonesia dalam menangani kejahatan siber yakni Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Penelitian ini menggunakan konsep kejahatan transnasional, cyber security, kejahatan siber, dan kepentingan nasional. Untuk menjawab rumusan masalah yakni; “Bagaimana Upaya Pemerintah Indonesia dalam Menangani Kejahatan Siber dengan Dibentuknya Badan Siber dan Sandi Negara?”, peneliti akan menggunakan indikator tantangan yang harus dihadapi oleh Indonesia dalam tata kelola dunia siber yang dikutip dari laporan Mapping the Cyber Policy Landscape: Indonesia; Pemahaman dan pendekatan yang berbeda terhadap cybersecurity, Kapasitas sumber daya manusia, dan Koordinasi. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif berdasarkan penjelasan Robert E Stake dimana validasi data dilakukan melalui proses triangulasi data.
Kata kunci : Kejahatan Siber, Cybersecurity, Kepentingan Nasional, Pemerintah Indonesia, BSSN, Indikator Tantangan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






