Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam Penyelesaian Konflik Antarumat Beragama di Jakarta Barat : studi pada konflik penolakan pendirian Gereja Katolik Santa Maria Imakulata tahun 2008-2010


Penelitian yang berjudul Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam Penyelesaian Konflik Antar Umat Beragama di Jakarta Barat (Studi Pada Konflik Penolakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170410130062320 DAN 23/2018Perpustakaan Fisip UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 DAN 23/2018
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxi, 123 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian yang berjudul Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam Penyelesaian Konflik Antar Umat Beragama di Jakarta Barat (Studi Pada Konflik Penolakan Pendirian Gereja Katolik Santa Maria Imakulata Tahun 2008-2010) ini dilatar belakangi ketertarikan peneliti untuk menganalisis apa yang dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam menyelesaikan konflik antar umat beragama di Jakarta Barat dalam hal ini konflik penolakan pendirian Gereja Katolik Santa Maria Imakulata pada Tahun 2008-2010. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan lapangan yang terdiri dari observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses penyelesaian konflik penolakan pendirian Gereja Katolik Santa Maria Imakulata, Pemerintah Kota Jakarta Barat dibantu dengan FKUB Kota Jakarta Barat menggunakan dua bentuk penyelesaian konflik, yaitu negosiasi dan mediasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyelesaian konflik menggunakan dua bentuk tersebut belum optimal, karena baik Panitia Pembangunan Gereja dan Masyarakat sekitar tetap berpegang teguh pada pendiriannya, meskipun pada akhirnya konflik penolakan pendirian gereja Katolik Santa Maria Imakulata dapat diselesaikan. Dengan demikian, penulis memberikan saran bagi penyelesaian konflik penolakan pendirian Gereja Katolik Santa Maria Imakulata ini. Dalam hal ini kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat dalam menciptakan ketertiban dan keberagaman harus ditingkatkan dan pihak yang ingin mendirikan rumah ibadah harus bisa berbaur dengan masyarakat sekitar lokasi yang ingin dijadikan tempat ibadah.

    Kata Kunci : konflik, Negosiasi, Mediasi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi