Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Peran Asam Urat dan hs-CRP Sebagai Parameter Risiko Penyakit Kardiovaskular Pada Diabetes Melitus Tipe 2


Asam urat merupakan antioksidan yang dapat mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular, namun dalam situasi tertentu asam urat dapat berubah menjadi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021071000108Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2015
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2015
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Asam urat merupakan antioksidan yang dapat mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular, namun dalam situasi tertentu asam urat dapat berubah menjadi prooksidan yang justru akan mempercepat terjadinya penyakit kardiovaskular. Komponen yang penting dalam perkembangan dan progresi aterosklerosis adalah inflamasi kronik, yang ditandai dengan peningkatan konsentrasi CRP yang menetap. Untuk mengetahui peran asam urat dan hs-CRP sebagai parameter risiko penyakit kardiovaskular pada diabetes melitus tipe 2, maka dilakukan studi cross-sectional terhadap subjek pria penderita diabetes melitus dengan PJK (n = 16), penderita diabetes melitus tanpa PJK (n = 9), dan sukarelawan sehat sebagai kontrol (n = 20). Sampel berupa serum darah untuk pemeriksaan asam urat dan hs-CRP. Pengukuran konsentrasi asam urat dilakukan dengan metode enzymatic colorimetric, sedangkan hs-CRP dengan metode chemiluminescent immunometric assay. Analisis data secara statistik menggunakan metode analisis Anova dengan = 0,05 menunjukkan bahwa konsentrasi asam urat tidak berbeda secara signifikan antara kelompok pasien DM + PJK, pasien DM + non-PJK dan normal (p = 0,408). Sedangkan konsentrasi hs-CRP berbeda secara signifikan antara ketiga kelompok tersebut (p = 0,029), dimana kelompok DM + PJK memiliki rata-rata konsentrasi hs-CRP yang lebih tinggi dibandingkan dengan dua kelompok lainnya. Diperoleh simpulan bahwa hanya hs-CRP yang dapat dijadikan sebagai parameter risiko terjadinya penyakit kardiovaskular pada pasien diabetes melitus tipe 2.


    Kata kunci : asam urat " hs-CRP " diabetes melitus " penyakit kardiovaskular
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi