
Skripsi
Kebijakan Luar Negeri Indonesia terhadap Singapura dalam Kasus Tax Amnesty pada Masa Pemerintahan Joko Widodo
Kebijakan Tax Amnesty diterapkan oleh Indonesia tahun 2016-2017 lalu sebagai salah satu potensi pendapatan negara yang ditujukan untuk membantu ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170210140023 327 TED 15/2018 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 TED 15/2018Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2018 Deskripsi Fisik xxxiii, 108 hlm.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Tedi Kurniawan Hidayat -
Kebijakan Tax Amnesty diterapkan oleh Indonesia tahun 2016-2017 lalu sebagai salah satu potensi pendapatan negara yang ditujukan untuk membantu pemerintahan Joko Widodo yang banyak berfokus pada pembangunan nasional. Akan tetapi, dengan banyaknya isu mengenai respon dari Singapura yang kurang baik bagi Indonesia memunculkan banyak tanya, apakah pembuatan program Tax Amnesty ini memang ditujukan ke Singapura secara langsung atau tidak. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah salah satu model rasional yang dikemukakan oleh Graham Allison, yakni Beureucratic Political Models yang dapat membantu peneliti dalam menggambarkan bagaimana proses pembuatan kebijakan luar negeri Indonesia melalu Tax Amnesty terhadap Singapura ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif studi kasus dari Stake dengan strategi studi kasus dan juga menggunakan metode validasi data menggunakan triangulasi. Penelitian ini menghasilkan analisa proses pembuatan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah Indonesia, khususnya Tax Amnesty 2016 dengan menggunakan Bureaucratic Political Models yang didalamnya terdapat berbagai dinamika politik dan juga proses negosiasi dan bargaining yang dilakukan lembaga pemerintahan.
Kata kunci : Tax Amnesty, Kebijakan Luar Negeri, Rational Choice Theory, Singapura -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






