
Skripsi
Peran Asosiasi Esperanto Indonesia dalam Penyebaran Bahasa Esperanto di Jakarta
Peran sebuah agensi dalam penyebaran bahasa artifisial agar dapat melahirkan kelompok dengan identitas baru telah dilakukan lebih dari seratus tahun ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170210120116 327 MUT 12/2018 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 MUT 12/2018Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2018 Deskripsi Fisik xvii, 81 hlm.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Muthia Evirayani -
Peran sebuah agensi dalam penyebaran bahasa artifisial agar dapat melahirkan kelompok dengan identitas baru telah dilakukan lebih dari seratus tahun lamanya. Termasuk kedalamnya penyebaran salah satu bahasa artifisial Esperanto. Bahasa Esperanto adalah bahasa artifisial yang telah ada seabad yang lalu dan telah berkembang kepelosok penjuru dunia termasuk kawasan Asia Tenggara, terutama Indonesia. Indonesia yang merupakan negara yang penuh keragaman latarbelakang penduduknya menjadi tantangan tersendiri dalam penyebarana Bahasa Esperanto oleh agensi yang kerap menaungi aktivitas dan pergerakan untuk menyebarkan Bahasa Esperanto di Indonesia, yaitu Asosiasi Esperanto Indonesia. Peran Asosiasi Esperanto Indonesia yang telah menjadi instrumen tersendiri dalam menjawab tantangan dan mengoptimalkan peluang yang ada di Indonesia dalam menyebarkan Bahasa Esperanto. Dimana dalam penelitian ini membahas tentang bagaimana bagaimana peran Asosiasi Esperanto Indonesia dalam penyebaran Bahasa Esperanto di Jakarta dilihat melalui pembangunan narasi, penyamaan tujuan dari agensi kepada sasaran, dan mobilisasi kolektif dan pembangunan jaringan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah konstruktivisme, dengan pemaparan tiga tahapan yang digunakan agensi dalam melakukan konstruksi terhadap sasarannya: pembangunan narasi yang dilakukan supaya sasaran yang dituju mendapatkan ide yang sama dengan yang disampaikan agensi, penyamaan tujuan yang dilakukan supaya tidak adanya bias dari hasil penyampaian narasi, dan terakhir mobilisasi kolektif dan pembangunan jaringan. Metode penelitian yang digunakan adalam metode penelitian kualitatif Robert E. Stake dan mengikuti pedoman metode riset konstruktivis oleh Audie Klotz dan Cecilia Lynch dengan validasi data menggunakan triangulasi. Data utama yang digunakan adalah hasil wawancara dengan berbagai narasumber primer. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa peran agensi, dalam kasus ini, Asosiasi Esperanto Indonesia, dalam menyebarkan Bahasa Esperanto di Jakarta adalah sangat besar dalam menyebarkan Bahasa Esperanto di Jakarta, meningkatkan kesadaran masyarakat akan adanya alternatif bahasa internasional lainnya, dan dalam menjaga hubungan sesama esperantis Indonesia.
Kata kunci : Esperanto, Asosiasi Esperanto Indonesia, Konstruktivisme. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






