Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Rumah dan Pendapatan pada Masyarakat Permukiman Padat Kebon Kacang


Penelitian ini memperlihatkan bagaimana sebuah rumah dalam permukiman padat
penduduk berubah bentuknya dari sebagai tempat tinggal menjadi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170510090004301 ASR 22/2016Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 ASR 22/2016
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 201 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301 ASR 22/2016
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini memperlihatkan bagaimana sebuah rumah dalam permukiman padat
    penduduk berubah bentuknya dari sebagai tempat tinggal menjadi sebuah alat bagi
    masyarakatnya untuk mendapatkan penghasilan. Penelitian ini mengambil lokasi di Kebon
    Kacang, Jakarta Pusat, permukiman yang sudah ada dari zaman Belanda hingga saat ini.
    Lokasinya strategis, dekat dengan salah satu kawasan bisnis (CBD) terpenting di DKI Jakarta
    sekarang,
    Penelitian ini menggunakan pendekatan biografi atau riwayat ruang kota, dengan
    memanfaatkan studi Lea Jellinek tentang masa lalu Kebon Kacang. Kedekatan Kebon
    Kacang dengan CBD berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pekerja di sekitar CBD
    itu, dalam hal tempat tinggal dan makanan. Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut,
    penduduk Kebon Kacang memilih untuk berlomba-lomba memanfaatkan ruang dan
    bangunan milik mereka untuk mendapatkan keuntungan dari pasar yang tumbuh di
    sekitarnya. Bentuk pemanfaatan ruang dan bangunan adalah rumah sewa atau tempat usaha
    rumahan,dan lahan parkir. Para pemilik yang menjadikan rumah atau lahan sebagai asset.
    Menghadapi beberapa permasalahan sosial, seperti hubungan antar tetangga yang semakin
    transaksional, bertambahnya gangguan keamanan akibat semakin banyak pendatang yang
    kurang saling mengenal, kebisingan dan kemacetan lalu lintas, serta rasa ketidaknyamanan
    warga. Selain itu bertambah pula ancaman musibah fisik seperti kebakaran dan kebanjiran
    akibat dari semakin padatnya permukiman tersebut.
    Kata Kunci
    Kebon Kacang, Rumah, Permukiman Padat Penduduk
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi