
Skripsi
INTERAKSI SOSIAL DI WARUNG JAMU (Studi Tentang Pengguna Jamu Dengan Penjual Jamu Di Warung Jamu Nusantara Kelurahan Aren Jaya Kecamatan Bekasi Timur)
Penelitian ini menggambarkan tentang bentuk interaksi sosial yang
terjadi di warung jamu, baik interaksi yang dilakukan oleh penjual dengan
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 17510090031 301 HAN 20/2016 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 301 HAN 20/2016Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik xx, 114 hlm.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 301 HAN 20/2016Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Handriwijaya -
Penelitian ini menggambarkan tentang bentuk interaksi sosial yang
terjadi di warung jamu, baik interaksi yang dilakukan oleh penjual dengan
pengguna jamu maupun sesama pengguna jamu. Melihat bentuk interaksi yang
terjalin pada saat pengguna jamu datang dan menikmati jamu yang diinginkannya,
juga penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui beberapa faktor yang
menyebabkan terjadinya interaksi yang baik antar sesama pengguna jamu dengan
penjual jamu maupun penjual dengan pengguna jamu.
Pada Penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan pendekatan
kualitatif, lokasi penelitian berlokasi di warung jamu Jalan Nusantara, Perumnas
III Setia Mekar Bekasi, No 10 RT: 4, Rw: 14, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan
Bekasi Timur. Kota Bekasi. 17111. Alasan dipilihnya lokasi penelitian ini adalah
karena warung jamu Nusantara ini memiliki disain yang unit dengan posisi letak
meja, bangku hingga jamunya baik bungkus maupun berbentuk lainnya. Selain itu
penataan ruangnya yang cukup pintar sehingga pelanggan merasa nyaman bila
lama-lama di warung jamu tersebut, warung jamu ini salah satu warung terbesar di
Bekasi Timur, warung jamu ini paling ramai dikunjungi oleh pengguna jamu.
Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, wawancara, Studi
Literatur.
Interaksi di Warung jamu Nusantara memiliki 2 bentuk yaitu: Pertama,
bagi Penjual dengan pengguna jamu, bahwa si penjual ini sangat lebih aktif dan
mencoba aktif dalam melakukan sebuah interaksi itu sendiri walaupun ada juga
pengguna jamu tidak ingin berkomunikasi dengan siapapun. Interaksi yang
dilakukan oleh penjual kepada pengguna jamu menciptakan sebuah interaksi antar
mereka. Kedua, pengguna jamu dengan pengguna jamu lainnya, tidak terjalin
interaksi yang bersinambungan antar mereka. Mayoritas pengguna jamu datang di
warung jamu tersebut hanya memesan jamu, menunggu jamu hingga jadi, lalu
jamu itu di minum, dan akhirnya pengguna jamu itu sendiri pulang ke rumah
masing-masing. Untuk melakukan sebuah interaksi yang ada di warung jamu.
Memiliki faktor-faktor tertentu untuk dapat melakukan sebuah interaksi yang
baik, salah satu faktor menurut peneliti ialah rasa nyaman bagi kedua orang yang
hendak melakukan interaksi. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






