Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Pengetahuan Lokal Pada Masyarakat Punan Kelay Terhadap Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) (Studi Etnoprimatologi di Hulu Sungai Kelay, Kab. Berau, Kalimantan Timur)


Sebagai masyarakat pemburu dan peramu, Orang Punan Kelay, selanjutnya
disebut Mapnan, memiliki pengetahuan khusus mengenai alam di sekitarnya. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170510110027301 ZAH 19/2016Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 ZAH 18/2016
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii, 179 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301 ZAH 18/2016
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sebagai masyarakat pemburu dan peramu, Orang Punan Kelay, selanjutnya
    disebut Mapnan, memiliki pengetahuan khusus mengenai alam di sekitarnya. Hutan
    dianggap sebagai sesuatu yang sangat berharga, karena dari sanalah mereka
    mendapatkan penghidupan. Sumber daya dari hutan seperti kayu, buah-buahan,
    rotan, dan binatang dimanfaatkan oleh mereka untuk kebutuhan sehari-hari.
    Keberadaan masyarakat pemburu-peramu yang juga berkelana di wilayah jelajah
    Orangutan Kalimantan menimbulkan kekhawatiran para aktifis lingkungan hidup
    akan adanya perburuan tradisional yang dilakukan oleh Orang Mapnan terhadap
    Orangutan Kalimantan.
    Dalam skripsi ini, penulis tidak memfokuskan pada dampak perburuan yang
    dilakukan oleh Orang Mapnan, melainkan pada pengetahuan mereka terhadap
    Orangutan Kalimantan. Tujuan dari dilakukannya penelitian terhadap pengetahuan
    Orang Mapnan terhadap Orangutan Kalimantan adalah untuk mengetahui
    bagaimana bentuk pengetahuan mereka dan apa saja faktor yang membentuk
    pengetahuan tersebut.
    Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan
    pendekatan kualitatif. Data diambil dengan cara mewawancarai penduduk
    Kampung Long Duhung, baik itu yang merupakan penduduk asli maupun
    pendatang. Pengambilan data juga dilakukan dengan cara observasi partisipasi
    selama satu bulan di Kampung Long Duhung untuk mendapatkan gambaran
    bagaimana kehidupan masyarakat setempat.
    Pada dasarnya Orang-Orang Mapnan di Kampung Long Duhung mengakui
    bahwa mereka juga memburu dan memakan orangutan. Namun perburuan tersebut
    tidak semata-mata dilakukan karena mereka sengaja mencari, melainkan
    dikarenakan kebiasaan mereka untuk memburu apa saja yang mereka temukan,
    sehingga bila mereka menemukan binatang lain selain orangutan atau orangutan
    bukanlah binatang pertama yang mereka temukan, maka mereka tidak akan
    membunuh orangutan tersebut. Orang Mapnan juga lebih memilih untuk
    menghindari orangutan kekuatannya yang berbahaya. Pengetahuan mereka
    meliputi pengetahuan habitat, fenotipe, makanan, sarang dan tingkah laku. Faktor
    utama dari pengetahuan mereka adalah untuk kepentingan identifikasi ketika
    berburu dalam hutan, termasuk untuk mengenali apakah orangutan membawa
    bahaya bagi pemburu atau tidak mengancam keselamatan mereka.
    Kata Kunci: Orangutan, Punan Kelay, Mapnan, Pengetahuan Lokal
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi