
Skripsi
Organisasi Pengelolaan Museum Sri Baduga sebagai Tempat Wisata di Kota Bandung
Penelitian ini menggambarkan mengenai organisasi pengelolaan yang ada di Museum Negeri Sri Baduga, Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astana Anyar, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170510110017 301 FAJ 9/2016 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 301 FAJ 9/2016Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 301 FAJ 9/2016Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Fajar Ichsan Hadianto -
Penelitian ini menggambarkan mengenai organisasi pengelolaan yang ada di Museum Negeri Sri Baduga, Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astana Anyar, Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana organisasi mengelola Museum Negeri Sri Baduga, program-program yang terdapat dalam pengelolaan tersebut terutama dalam bidang pariwisata, serta kegiatan-kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh para karyawan di museum. Metode penelitian yang digunakan adalah, etnografi organisasi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini diperoleh dari informan melalui observasi(pengamatan), wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Berdasarkan hasil temuan pada penelitian ini, penulis dapat menarik kesimpulan bahwa Museum Negeri Sri Baduga ini dikelola oleh Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat. UPTD tersebut berfungsi sebagai pengelola Museum Negeri Sri Baduga. Organisasi ini membuat program-program untuk menunjang kegiatan pariwisata yang ada di museum ini, seperti selalu mengadakan pameran tetap, pameran keliling, dan pameran temporer setiap tahunnya. Selain itu pengelolaan yang dilakukan oleh UPTD ini sudah cukup baik, hanya saja kurangnya sumber daya baik itu manusia maupun ekonomi, membuat setiap kegiatan yang di jalankan oleh organisasai ini menjadi tidak maksimal, ini terlihat dari kurangnya penggunjung museum di luar para siswa sekolah. Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah, yang menjadi penentu dari kebijakan yang ada di museum ini. Kata Kunci: Museum, Organisasi, Pariwisata -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






