Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Studi Permeasi Perkutan Piroksikam dari Sediaan Gel Dengan Variasi Konsentrasi Enhancer DMSO Melalui Membran Kulit Ular dan Membran Selulosa


Pada rute pemberian obat secara topikal, kulit merupakan bagian yang berperan penting karena menentukan absorpsi perkutan zat aktif. Pada umumnya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021071000054Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1964
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1964
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pada rute pemberian obat secara topikal, kulit merupakan bagian yang berperan penting karena menentukan absorpsi perkutan zat aktif. Pada umumnya absorpsi perkutan obat disebabkan oleh penetrasi langsung obat melalui stratum korneum. Berdasarkan sifat sawar kulit maka dalam mengembangkan produk farmasi yang bertujuan untuk digunakan pada kulit dan menyediakan pengobatan untuk penghantaran ke kulit, sangat dianjurkan untuk melakukan pengujian secara in vitro untuk mempelajari penetrasi obat dermal tersebut. Penelitian mengenai studi permeasi perkutan piroksikam dari sediaan gel dengan variasi konsentrasi enhancer DMSO melalui membran kulit ular dan membran selulosa telah dilakukan. Gel piroksikam dibuat dengan basis Aqupec HV-505 menggunakan dimetil sulfoksida (DMSO) sebagai enhancer dengan konsentrasi 0; 2,5; 5; dan 7,5%. Uji permeasi perkutan dilakukan dengan menggunakan alat Franz Diffusion Cell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan gel dengan DMSO 5% merupakan sediaan yang paling stabil sehingga sediaan ini digunakan untuk pengujian selanjutnya yaitu uji permeasi perkutan. Uji permeasi dilakukan terhadap sediaan tanpa dan dengan DMSO 5% (F2) melalui membran kulit ular dan membran selulosa. Hasil uji permeasi melalui membran kulit ular menunjukkan bahwa formula dengan DMSO 5% (F2) mengalami peningkatan laju permeasi piroksikam sebesar 0,0281% per menit sedangkan sediaan dengan formula tanpa DMSO (F0) sebesar 0,012% per menit. Hal ini dapat diartikan bahwa DMSO terbukti dapat meningkatkan penetrasi piroksikam ke dalam membran kulit ular. Uji permeasi melalui membran selulosa untuk sediaan dengan formula yang mengandung DMSO 5% (F2) menunjukkan nilai laju permeasi piroksikam sebesar 0,006% per menit sedangkan formula tanpa DMSO (F0) sebesar 0,0112% per menit.

    Kata kunci: permeasi, piroksikam, DMSO, membran
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi