Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengaruh Proses Pemurnian Kafein Terhadap Indeks Kemurnian Pada Spektrofotometer Inframerah Transformasi Fourier


Telah dilakukan analisis kafein dengan menggunakan spektrofotometri inframerah yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses pemurnian kafein ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021071000040Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1953
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1953
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan analisis kafein dengan menggunakan spektrofotometri inframerah yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses pemurnian kafein terhadap indeks kemurnian pada spektrofotometer inframerah transformasi Fourier. Proses pemurnian dilakukan dengan beberapa metode yaitu rekristalisasi, ekstraksi cair-cair, solid phase extraction (SPE), dan kromatografi lapis tipis preparatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai indeks kemurnian kafein setelah melalui proses pemurnian tersebut berturut-turut yaitu 0,988660, 0,965875, 0,957068, dan 0,951882. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan proses pemurnian dengan rekristalisasi memberikan nilai indeks kemurnian paling baik.

    Kata kunci : Kafein, pemurnian, indeks kemurnian, spektrofotometer inframerah transformasi Fourier
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi