
Skripsi
Peran Pekerja Sosial dalam Proses Rehabilitasi Sosial Penyalahguna Napza di Balai Rehabilitasi Sosial Pamardi Putra (BRSPP) Lembang – Bandung Barat
Penelitian ini menjelaskan mengenai peran yang dilakukan pekerja sosial dalam proses rehabilitasi sosial pada penyalahguna NAPZA di Balai ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170310120020 362 NAF 84/2016 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 362 NAF 84/2016Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362 NAF 84/2016Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Nafilah Toriq Ba’asin -
Penelitian ini menjelaskan mengenai peran yang dilakukan pekerja sosial dalam proses rehabilitasi sosial pada penyalahguna NAPZA di Balai Rehabilitasi Sosial Pamardi Putra Lembang- Bandung Barat. Rehabilitasi sosial merupakan penanganan langsung yang difungsikan untuk memulihkan penyalahguna narkoba dan mengembalikan keberfungsian sosialnya. Pekerja sosial merupakan profesional yang terlibat secara langsung dan memiliki kewenangan dalam proses rehabilitasi sosial yang dilakukan di balai ini. Pekerja sosial memiliki keahlian, nilai-nilai juga keterampilan khusus dalam menjalakan perannya dalam proses rehabilitasi sosial penyalahguna NAPZA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik penelitian dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan dan studi dokumentasi. Informan yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang, yang terdiri dari pekerja sosial, alumni rehabilitasi sosial serta profesi lain yang bekerjasama dengan pekerja sosial. Pengolahan data dilakukan dengan langkah; reduksi data, paparan data, kemudian penarikan kesimpulan dan verivikasi. Berdasarkan hasil penelitian, peran pekerja sosial yang telah dilakukan yaitu, educator, public speaker, enabler, broker, empowerer, coordinator, group facilitator, advocate, mediator, dan researcher. Namun, dalam beberapa peran perlu dilakukan upaya penguatan kemampuan pekerja sosial. Penulis memberikan saran berupa rencana kegiatan training pekerja sosial yang diimplementasikan dalam “Refresh Social Work Skill: Treatment for Addict Abuse” yang berisi materi-materi untuk mengingatkan kembali pekerja sosial akan konsep, peran, prinsip, dan skill pekerjaan sosial dalam praktik rehabilitasi sosial penyalahguna NAPZA. Kata kunci: Korban penyalahguna NAPZA- Rehabilitasi sosial- Peran Pekerja Sosial
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






