
Skripsi
Community Fundraising Istana Belajar Anak Banten (Studi Kasus Tahapan Praktik Community Fundraising Dengan Metode Crowdfunding Istana Belajar Anak Banten dalam Proyek Bantu Baca)
Penelitian ini mendeskripsikan aktifitas fundraising yang dilakukan oleh Istana Belajar Anak Banten (ISBANBAN). Aktivitas fundraising yang dilakukan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170310120048 362 WAN 43/2016 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 362 WAN 43/2016Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362 WAN 43/2016Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Wandi Adiansah -
Penelitian ini mendeskripsikan aktifitas fundraising yang dilakukan oleh Istana Belajar Anak Banten (ISBANBAN). Aktivitas fundraising yang dilakukan oleh ISBANBAN ini dikenal dengan nama Proyek Bantu Baca. Proyek Bantu Baca bertujuan untuk menggalang dana dalam rangka pembuatan enam taman baca di enam desa binaan ISBANBAN. Selain untuk menggalang dana, proyek Bantu Baca ini juga bertujuan untuk mempublikasikan Istana Belajar Anak Banten dan meningkatkan kepedulian masyarakat luas terhadap pendidikan di pelosok desa. Proyek Bantu Baca ini dilakukan dengan strategi community fundraising dan metode crowdfunding. Fokus penelitian dalam penelitian ini yaitu tahapan proses crowdfunding Proyek Bantu Baca yang terdiri dari tahap pra kampanye, tahap kampanye dan tahap pasca kampanye. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik penelitian yang digunakan yaitu teknik penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi non-partisipasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, kategorisasi data dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang yang terdiri dari Founder & Managing Director ISBANBAN, dua orang fundraisers Tim Bantu Baca ISBANBAN dan dua orang donatur yang telah berdonasi dalam Proyek Bantu Baca ISBANBAN. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proyek crowdfunding yang dilakukan oleh ISBANBAN dalam Proyek Bantu Baca dilakukan melalui tiga tahapan utama yaitu tahap pra kampanye, tahap kampanye dan tahap pasca kampanye. Setiap tahapan dilakukan oleh tim khusus yang dinamakan Tim Baca Baca. Tim ini dibentuk pada tahap pra kampanye. Selain pembentukan tim, aktivitas yang dilakukan dalam tahap pra kampanye yaitu pemilihan website dan pembuatan konsep proyek. Setelah tahap pra kampanye selesai selanjutnya dilanjutkan tahap kedua yaitu tahap kampanye. Pada tahap kampanye ini Tim Bantu Baca melakukan aktivitas kampanye dan publikasi proyek serta pengumpulan donasi secara online dan secara offline. Secara online, kampanye dilakukan melalui berbagai media sosial. Sedangkan secara offline, kampanye dilakukan dengan menggunakan cara face to face dan donation box. Tahap terakhir yaitu tahap pasca kampanye. Aktivitas yang dilakukan dalam tahap ini yaitu mengapresiasi donatur dan mejaga hubungan dengan donatur. Kata kunci : fundraising, community fundraising, crowdfunding, Proyek Bantu Baca, Istana Belajar Anak Banten. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






