
Skripsi
Rehabilitasi Vokasional Tunadaksa (Studi Deskriptif pada Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa, Cibinong)
Penelitian ini berjudul “Rehabilitasi Vokasional Tunadaksa di BBRVBD Cibinong (Studi Deskriptif pada Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170310110018 362 IFA 23/2016 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 362 IFA 23/2016Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362 IFA 23/2016Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Ifan Hamzah Fansuri -
Penelitian ini berjudul “Rehabilitasi Vokasional Tunadaksa di BBRVBD Cibinong (Studi Deskriptif pada Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa)”. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan rehabilitasi vokasional yang diberikan oleh BBRVBD dari tahap awal hingga berakhirnya program atau penyandang tunadaksa mendapatkan pekerjaan. Adapun rehabilitasi yang diberikan untuk mempersiapkan penyandang tunadaksa dalam melakukan keterampilan dalam bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sedangkan instrument yang digunakan dalam pengumpulan data adalah pedoman wawancara serta pedoman observasi dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif dan non partisipatif. Informan dalam penelitian ini adalah 6 (enam) orang dari pihak pemberi pelayanan dan 3 (tiga) orang dari pihak penerima program. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rehabilitasi vokasional yang diberikan oleh pihak BBRVBD diawali sosialisasi program ke penyandang tunadaksa, dilaksanakannya pemahaman kondisi klien, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan vokasional yang dilengkapi dengan pemberian bimbingan sosial, penguatan mental dan pembentukan sikap, dan ditindak lanjuti dengan proses magang, penyaluran, terminasi dan bimbingan lanjut. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa rehabilitasi vokasional perlu diberikan kepada penyandang tunadaksa agar mereka mampu mempersiapkan diri dan meningkatkan keterampilan bekerja. Tujuannya adalah supaya mereka dapat dibutuhkan di pasar tenaga kerja dan mampu hidup mandiri. Untuk meningkatkan pelayanan, rencana tindak lanjut yang diusulkan berupa sosialisasi balai kepada masyarakat dan perusahaan guna meningkatkan pemahaman mengenai persamaan hak mendapatkan pekerjaan yang layak. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






