
Skripsi
Kerjasama Indonesia- International Tropical Timber Organization (ITTO) dalam Konservasi Hutan Tropis di Taman Nasional Meru Betiri Lewat Program Redd+
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pertanyaan tentang bagaimana kerjasama antara Indonesia dan ITTO di dalam pelaksanaan konservasi hutan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170210090076 327 AGU 99/2016 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 AGU 99/2016Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327 AGU 99/2016Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Agustinus Rediman -
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pertanyaan tentang bagaimana kerjasama antara Indonesia dan ITTO di dalam pelaksanaan konservasi hutan tropis di Taman Nasional Meru Betiri berdasarkan skema REDD+ Metode Penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis, dimana guna mencari makna kerjasama Indonesia - ITTO berjalan sesuai dengan konsep konservasi hutan. Hasil penelitian dan analisis yang dilakukan memperlihatkan bahwa dalam program konservasi hutan REDD+ di Taman Nasional Meru Betiri, Indonesia bertindak sebagai pelaksana sedangkan ITTO sebagai pengelola dan Pemberi dana dari 7&i Holdings Company. Kerjasama dimulai dengan identifikasi masalah yang ada di TNMB, kemudian pihak-pihak yang terlibat dikumpulkan dan membentuk MoU kerjasama proyek. Kelembagaan kemudian dibuat untuk mendistribusikan pembagian kerja, koordinasi kegiatan dilakukan dengan Project Steering Comittee. Kesimpulan Penelitian yakni bahwa Indonesia serta negara-negara mulai memahami pentingnya perlindungan hutan tropis dimana saat ini ancaman deforestasi hutan di dunia mulai terlihat. Perlindugan hutan membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak, baik itu Negara, Organisasi Internasional, LSM, maupun partisipasi dari masyarakat demi menjamin terwujudnya perlindungan hutan secara berkelanjutan. Kata Kunci: REDD+, Neo Liberal Institusionalisme, Konservasi Hutan -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






