
Skripsi
Kode Operasional Mahmoud Ahmadinejad Berkenaan dengan Upayanya Mempertahankan Program Nuklir Iran dari Sanksi Dewan Keamanan PBB Tahun 2005-2013
Iran merupakan salah satu negara yang mengembangkan energi nuklir sejak tahun 1957 dengan alasan pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri, namun pada ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170210120027 327 FIT 66/2016 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 FIT 66/2016Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327 FIT 66/2016Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Fitri Sulistia -
Iran merupakan salah satu negara yang mengembangkan energi nuklir sejak tahun 1957 dengan alasan pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri, namun pada tahun 2006 Iran mendapatkan sanksi dari Dewan Keamanan PBB yang menuntutnya untuk menghentikan aktivitas proliferasi nuklirnya akibat adanya laporan dari IAEA bahwa Iran telah melanggar aturan nuklir damai yang telah ditetapkan dalam NPT. Namun, di masa kepemimpinan Mahmoud Ahmadinejad, Iran justru secara tegas tetap melanjutkan aktivitas program nuklir tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kode Operasional dimana penelaahan terhadap aspek psikologi dari aktor pembuat keputusan dianggap penting guna memahami bagaimana ia membuat dan mengambil sebuah kebijakan, yang dalam hal ini merujuk pada kode operasional dari Mahmoud Ahmadinejad. Dalam kode operasional itu sendiri terdapat dua jenis kepercayaan, yakni kepercayaan filosofis dan kepercayaan instrumental. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis isi sehingga kepercayaan filosofis dan kepercayaan instrumental Mahmoud Ahmadinejad dapat diketahui dengan menganalisis isi dari teks-teks pidato maupun wawancaranya dengan berbagai media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Mahmoud Ahmadinejad dalam mempertahankan program nuklir Iran sesuai dengan isi dari kepercayaan filosofisnya yang percaya bahwa upaya tersebut merupakan usaha untuk memperjuangkan keadilan atas hak dan harga diri bangsa Iran, yang kemudian hal ini berpengaruh pada kepercayaan instrumentalnya yang menggunakan upaya tersebut sebagai cara untuk menghindari berbagai resiko yang mungkin akan muncul di masa depan. Kata Kunci: Mahmoud Ahmadinejad, Kode Operasional, Kepercayaan Filosofis, Kepercayaan Instrumental, Program Nuklir Iran, Sanksi Dewan Keamanan PBB. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






