Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Paradiplomasi Pemerintah Kota Bandung dalam Mewujudkan Bandung Smart City (2013-2015)


Dalam mewujudkan konsep Bandung Smart City, Pemerintah Kota Bandung memanfaatkan skema paradiplomasi untuk untuk mengatasi minimnya anggaran yang ...

  • Tidak ada salinan data

  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 IRS 44/2016
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 IRS 44/2016
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Dalam mewujudkan konsep Bandung Smart City, Pemerintah Kota Bandung memanfaatkan skema paradiplomasi untuk untuk mengatasi minimnya anggaran yang dimiliki. Menurut Ridwan Kamil, Walikota Bandung, Kota Bandung memerlukan dana sebesar 6 milliar dollar AS untuk mewujudkan konsep Smart City. Sementara, Kota Bandung dalam 5 tahun hanya memiliki anggaran hingga 1,25 milliar dollar AS. Untuk itu, Kota Bandung melakukan paradiplomasi dalam mencari dukungan finansial dan non-finansial dari luar negeri. Aktivitas paradiplomasi Kota Bandung mengundang ketertarikan peneliti untuk melihat bagaimana skema paradiplomasi dalam mengatasi keterbatasan anggaran ditinjau dari perspektif paradiplomasi yang digagas oleh Ivo Duchachek. Peneliti sendiri menggunakan metode penelitian kualitatif Robert E. Stake dengan data primer berupa wawancara langsung dengan Walikota Bandung, Bappeda Kota Bandung, GM Asia Africa Smart City Summit, dan peneliti LPIK ITB. Selain itu, peneliti menggunakan data sekunder berupa buku, jurnal, dokumen, maupun berita di media massa. Penelitian ini menemukan bahwa aktivitas paradiplomasi Kota Bandung membuahkan hasil positif. Selama tahun 2013-2015, Kota Bandung mendapatkan dana hibah senilai 175 juta dollar, bantuan dana sebesar 4,6 Juta Euro, dan mesin biodigister seharga 40 miliar rupiah. Selain itu, kota Bandung juga mendapatkan fasilitas untuk studi ke luar negeri tentang smart city, dan mendapat keanggotaan organisasi E-Goverment and Smart City seluruh dunia. Keberhasilan Kota Bandung didukung oleh banyaknya jumlah media yang meliput pemberitaan mengenai aktivitas Kota Bandung di dalam dan luar negeri, serta kapasitas Ridwan Kamil selaku Walikota yang mampu mengundang ketertarikan aktor ekstra nasional. Kemampuan Marketing yang dimiliki Ridwan Kamil mampu menarik banyak pihak bekerjasama dengan kota Bandung. Kata Kunci : Paradiplomasi, Bantuan Luar Negeri, Smart City.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi