
Skripsi
Pengendalian Penggunaan Air di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang
Penelitian ini berjudul “Pengendalian Penggunaan Air di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang”. Latar ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170110120013 351 SIT 116/2016 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 351 SIT 116/2016Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 SIT 116/2016Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Ai Siti Maemunah -
Penelitian ini berjudul “Pengendalian Penggunaan Air di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang”. Latar belakang yang mendasari penelitian ini adalah meningkatnya perkembangan dan pembangunan di Jatinangor khususnya pembangunan yang bersifat fisik. Hal tersebut menimbulkan kurangnya sumber air baku dan resapan air, terlebih dengan adanya fakta yang menyatakan bahwa terjadi penurunan muka air tanah (MAT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengendalian penggunaan air di Kecamatan Jatinangor oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang, serta memberikan masukan kepada pemerintah setempat khususnya Kabupaten Sumedang bagaimana melakukan pengendalian penggunaan air untuk menjaga ketersediaan air di lingkungan Kecamatan Jatinangor. Teori yang digunakan dalam penelitian ini dikemukakan oleh Ibnu Syamsi (1994) yang terdiri dari empat langkah proses pengendalian, yaitu penetapan standar, memantau pelaksanaannya, pembandingan (evaluasi), dan tindakan pembetulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, wawancara dan observasi. Pengendalian Penggunaan Air di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang belum berjalan secara optimal. Hal ini disebabkan karena kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) dan anggaran dalam melakukan pengawasan dan pengendalian. Selain itu, lemahnya sanksi yang diberikan serta masih terciptanya negosiasi dalam melakukan tindakan pembetulan. Disisi lain, lemahnya tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Saran dari penulis adalah dengan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya konservasi dalam rangka menjaga lingkungan dan ketersediaan air di Jatinangor. Kata Kunci : Pengendalian, Penggunaan Air, Pemerintah Kabupaten Sumedang.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






