Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Persepsi dan Perilaku Seksualitas pada Remaja


Remaja merupakan peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang diikuti dengan banyaknya perubahan sosial, perubahan biologis dan perubahan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170510110026301 PRI 54/2017Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 PRI 54/2017
    Penerbit FISIP Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    ix, 97 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Remaja merupakan peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang diikuti dengan banyaknya perubahan sosial, perubahan biologis dan perubahan psikologis seseorang. Di masa inilah remaja biasanya penuh rasa ingin tahu yang tinggi, dalam hal ini mengenai seksualitasnya. Sementara itu, orangtua memiliki anggapan bahwa seksualitas seseorang merupakan suatu bagian hidup yang sangat rahasia, maka persoalan tersebut selalu ditutupi atau dihindari oleh orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh persepsi dan perilaku seksualitas remaja terhadap sosialisasi yang dilakukan oleh orangtua, serta dampaknya terhadap pembentukan sikap seksualitas remaja. Seksualitas dalam hal ini diberi 6 tingkatan, yaitu sentuhan tangan, berpegangan tangan, pelukan, ciuman, sampai pada hubungan seks. Penelitian ini dilakukan juga pada desa yang merupakan desa tertinggal dilihat dari tingginya presentase kepala keluarga pra-sejahtera di desa Pasir Madang. Metodologi penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif yaitu melakukan survei dengan menggunakan kuesioner tertutup yang kemudian menjadi dasar pertanyaan untuk observasi dan wawancara mendalam, serta metode FGD. Hasil penelitian menunjukan bahwa sosialisasi orang tua di daerah penelitian cenderung otoriter, dan sosialisasi otoriter ternyata berpengaruh positif terhadap persepsi remaja karena remaja menjadi takut terhadap kosekuensi yang harus diterima dari lingkungan orang tua dan tetangga. Semakin otoriter maka nilai perilaku remaja semakin positif. Ancaman kedepan dalam pengsuhan seksualitas remaja adalah teknologi informasi yang masuk deras dan membawa persepsi keliru tentang seksualitas

    Kata kunci : Sosialisasi, Seksualitas Remaja, Persepsi, Perilaku.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi