Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Peran North Atlantic Treaty Organization (Nato) dalam Menjalankan Responsibility to Protect pada Perang Saudara di Libya Tahun 2011


Pada tahun 2011 terdapat Perang Saudara di Libya, adanya penyerangan dari pemerintahan Moammar Qaddafi melalui kekuatan militernya terhadap ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170210120052327 HI 34/2016Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 HI 34/2016
    Penerbit : Hubungan Internasional.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 HI 34/2016
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pada tahun 2011 terdapat Perang Saudara di Libya, adanya penyerangan dari pemerintahan Moammar Qaddafi melalui kekuatan militernya terhadap demonstran dan bahkan warga sipil. Kejadian ini menarik perhatian berbagai negara dan komunitas internasional sehingga terdapat reaksi keras dari sebagian besar mereka yang menganggap bahwa perlu adanya intervensi atas konflik yang terjadi di Libya. Kemudian dikeluarkan Resolusi DK PBB No. 1973 yang menjadi landasan utama dilakukannya intervensi. Pasukan NATO menggempur Qaddafi dan aset militernya selama kurang lebih 7 bulan untuk melindungi warga sipil Libya. Namun terdapat beberapa kesalahan teknis dan non-teknis sehingga serangan NATO menyebabkan tewasnya warga sipil Libya dan memunculkan banyaknya asumsi bahwa NATO memiliki tujuan lain atas intervensinya di Libya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan dan mengetahui peran NATO sehingga ia melakukan humanitarian intervention atas dasar responsibility to protect dalam konflik yang terjadi di Libya yang tentunya memakan banyak korban jiwa terutama warga sipil dan dampak dari intervensi NATO terhadap konflik di Libya. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif deskriptif. Kemudian, teknik pengumpulan data di dapatkan melalui wawancara dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa apa yang diharapkan oleh pihak eksternal (role expectation) dan peran apa yang NATO anggap perlu ia lakukan (role conception) terkait penyelesaian Perang Saudara di Libya pada tahun 2011 telah dilakukan dengan sesuai dalam Role Performance-nya. Walaupun di dalam pelaksanaan intervensi terdapat beberapa kekurangan seperti jatuhnya korban jiwa yang merupakan warga sipil Libya, tetapi dengan adanya intervensi oleh NATO dapat mengurangi jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak akibat konflik yang berkepanjangan di Libya. Kata kunci: NATO di Libya, Perang saudara di Libya, Humanitarian Intervention, R2P, HAM, Resolusi DK PBB 1973, NATO sebagai Peacekeeper.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi