Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Upaya United Nations Human Rights Council (UNHRC) dalam Menghadapi Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Republik Demokratik Rakyat Korea


Penelitian ini merupakan sebuah studi kepustakaan yang bertujuan untuk
memaparkan analisis terhadap upaya yang dilakukan oleh UNHRC sebagai ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170210120022327 ROS 80/2017Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 ROS 80/2017
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxii, 126 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 ROS 80/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini merupakan sebuah studi kepustakaan yang bertujuan untuk
    memaparkan analisis terhadap upaya yang dilakukan oleh UNHRC sebagai organisasi
    hak asasi manusia internasional dalam menghadapi pelanggaran hak asasi manusia di
    Korea Utara.
    UNHRC muncul sebagai bentuk kepedulian PBB terhadap hak asasi manusia,
    dimana pelanggaran hak asasi manusia masih terus terjadi di seluruh dunia meskipun
    Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) telah dikukuhkan oleh PBB pada
    tahun 1948. UNHRC sebagai organisasi internasional dalam bidang hak asasi
    manusia memiliki kewajiban untuk mempromosikan dan memperkuat hak asasi
    manusia di negara-negara anggota PBB. UNHRC dapat menerapkan prosedur
    peninjauan khusus bagi negara-negara yang dipandang terhambat dalam penegakan
    hak asasi manusia seperti yang terjadi di Korea Utara. Korea Utara sebagai negara
    dengan akses yang terbatas tercatat memiliki tingkat pelanggaran hak asasi manusia
    yang tinggi, dimana sebagian besar keterangan didapatkan melalui pengaduan para
    pelarian Korea Utara di negara suaka. Oleh karena itu keberadaan UNHRC selaku
    organisasi internasional yang berfokus di bidang hak asasi manusia sangat penting
    sebagai upaya penegakan nilai-nilai hak asasi manusia di Korea Utara.
    Desain penelitian Robert E. Stake menjadi metode penelitian yang
    digunakan dalam melakukan analisis penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan
    menggunakan pendekatan internasionalisme dalam teori Organisasi Internasional
    sebagai penjelas tentang kapasitas UNHRC untuk turun di dalam permasalahan hak
    asasi manusia di Korea Utara, dan hak asasi manusia sendiri sebagai konsep utama
    dalam penelitian ini, lalu konvensi internasional yang menjelaskan landasan hukum
    yang menopang keadaan hak asasi manusia di Korea Utara. Teknik pengumpulan
    data yang digunakan berupa dokumentasi dan studi pustaka. Sedangkan data utama
    yang digunakan yaitu publikasi resmi dari laporan UNHRC yang dikeluarkan setiap
    tahunnya sejak tahun 2004 hingga 2016 serta laporan khusus yang dibuat oleh para
    anggota Commission of Inquiry.
    Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa UNHRC telah
    melakukan berbagai upaya dalam menghadapi pelanggaran hak asasi manusia sesuai
    dengan kapabilitas dan ruang lingkupnya, yaitu upaya peninjauan dan pelaporan.
    Meskipun demikian, UNHRC tidak memiliki kapabilitas untuk membawa
    permasalahan hak asasi manusia di Korea Utara ke ranah ICC karena sifatnya yang
    tersentralisasi, sehingga UNHRC membutuhkan kuasa wewenang yang lebih tinggi
    untuk melanjutkan upaya penegakan hak asasi manusia di Korea Utara yang
    komprehensif.
    Kata Kunci: Organisasi Internasional, Hak Asasi Manusia, UNHRC, Republik
    Demokratik Rakyat Korea, Korea Utara
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi