
Skripsi
Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Karyawan PT. Rekayasa Hijau Indonesia
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi karyawan di PT. Rekayasa Hijau Indonesia. Di ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170310120047 362 EMM 9/2017 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 362 EMM 9/2017Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362 EMM 9/2017Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Emma Rachmawati Pratami -
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi karyawan di PT. Rekayasa Hijau Indonesia. Di lingkungan kerja, karyawan membutuhkan perlindungan ketika bekerja. Maka, perusahaan berusaha memperhatikan kesejahteraan karyawan melalui keikutsertaan dalam jaminan sosial. Jaminan sosial adalah skema pemberian tunjangan yang menyangkut pemeliharaan pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Rekayasa Hijau Indonesia yang berjumlah 18 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan uji hipotesis statistik Wilxocon Match Pair Test. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dan karyawan turut bertanggungjawab ketika terjadi resiko sosial ekonomi yang menimpa karyawan. Kemudian jaminan sosial yang diperoleh karyawan meliputi, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian. Tujuan pelaksanaan jaminan sosial untuk memberikan perlindungan pada karyawan dalam bekerja. Kehadiran jaminan sosial sebagai bentuk pelayanan sosial di bidang industri. Agar kapasitas diri karyawan berfungsi secara optimal melalui manfaat jaminan sosial tersebut. Selanjutnya pelaksanaan jaminan sosial bagi karyawan berjalan baik dengan skor 3206. Dari skor tersebut, dapat dikemukakan bahwa aspek yang paling kuat adalah jenis jaminan sosial kecelakaan kerja. Sebab jaminan tersebut memberikan perlindungan menyeluruh atas resiko kecelakaan kerja yang dialami karyawan. Sementara aspek yang paling lemah adalah iuran jaminan sosial yang diperoleh dari pemotongan upah karyawan. Dari hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan kegiatan sosialisasi kepada karyawan mengenai manfaat jaminan sosial. Agar mereka memahami layanan jaminan sosial secara keseluruhan. Sehingga kebutuhan karyawan dapat terpenuhi dan tujuan perusahaan dapat tercapai. Kata kunci: jaminan sosial, karyawan, perlindungan -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






