Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Koordinasi Penertiban Parkir Bahu Jalan oleh Tim Tindak Jakarta Timur : studi pada ruas jalan Jatinegara


Penelitian ini berjudul “Koordinasi Penertiban Parkir Bahu Jalan Oleh Tim Tindak Jakarta Timur (Studi pada Ruas Jalan Jatinegara Timur)”. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170110110046351 RAK 46/2017Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 RAK 46/2017
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 99 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 RAK 46/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini berjudul “Koordinasi Penertiban Parkir Bahu Jalan Oleh Tim Tindak Jakarta Timur (Studi pada Ruas Jalan Jatinegara Timur)”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kerugian akibat kemacetan di Jakarta Timur terutama di Jalan Jatinegara Timur yang salah satu penyebabnya adalah parkir bahu jalan. Untuk menertibkan pelanggar parkir maka dibentuk Tim Tindak yang terdiri dari berbagai instansi karena keterbatasan wewenang yang dimiliki. Dalam penelitian ini, peneliti akan menganalisis tentang koordinasi Tim Tindak dalam menyelesaikan masalah parkir bahu jalan di Jakarta Timur. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah enam teknik koordinasi dari Chandra Bose (2012: 47- 48) yaitu : (1) clearly defined goals, (2) clear lines of authority and responsibility, (3) precise and comprehensive programmes and policies,(4) cooperation, (5) effective communication and (6) effective leadership and supervision. Sementara metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu pengamatan, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman anggota tim tindak mengenai tujuan penertiban parkir masih lemah, masih ada miss komunikasi dalam tim tindak yang menyebabkan terjadinya tumpang tindih wewenang, tanggung jawab terhadap pelaksanaan penertiban parkir masih kurang dan pengawasan yang dilakukan koordinator tim juga masih lemah, sehingga koordinasi yang dilakukan tim tindak berjalan kurang baik. Oleh karena itu, peneliti menyarankan sebaiknya dilakukan rapat koordinasi secara berkala, melakukan pemberian sanksi yang lebih tegas sehingga menimbulkan efek jera dan melakukan uji coba Terminal Parkir Elektronik (TPE).

    Kata kunci : Koordinasi, Penertiban, Parkir Bahu Jalan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi