
Skripsi
Koordinasi Pengelolaan Bantuan Logistik pada Masa Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Garut Tahun 2016
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena bantuan logistik bagi para koraban bencana banjir bandang di Kabupaten Garut tidak terdistribusi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170110130043 351 DWI 42/2017 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 351 DWI 42/2017Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xvi, 122 hlm.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 DWI 42/2017Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Dwi Ayu Lestari -
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena bantuan logistik bagi para koraban bencana banjir bandang di Kabupaten Garut tidak terdistribusi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana koordinasi pengelolaan bantuan logistik pada masa tanggap darurat bencana banjir bandang di Kabupaten Garut. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori dari State Service Commision (SSC) 2008 yang terdiri kedalam tiga dimensi, yaitu dimensi mandate, dimensi sistem, dan dimensi perilaku. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber informan yang didapatkan di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa koordinasi kegiatan pengelolaan bantuan logistik pada masa tanggap darurat bencana banjir bandang di Kabupaten Garut belum sepenuhnya optimal,karena hanya beberapa hal saja yang sudah dipenuhi dari keseluruhan faktor yang ada dalam ketiga dimensi tersebut, yaitu yang berkaitan dengan keterlibatan stakeholder, komitmen pemimpin, kecukupan sumber daya, pengukuran kinerja, dan budaya organisasi yang mendukung. Untuk faktor lainnya seperti tujuan yang jelas dan disepakati bersama, kerangka kerja dan akuntabilitas, ketepatan dan kemampuan, serta faktor budaya dan nilai bersama yang masih belum sepenuhnya terbentuk optimal. Adapun saran dalam penelitian ini yaitu perlu adanya sosialisasi oleh pihak BPBD terhadap dinas/lembaga yang bergerak di bidang kelogistikan pada saat masa tanggap darurat bencana banjir bandang terkait pedoman pengelolaan bantuan logistik pada masa tanggap darurat bencana yaitu Perka BNPB Nomor 10 Tahun 2012, sebaiknya bidang logistik membentuk seksi-seksi yang lebih spesik yang bertanggung jawab dalam setiap tahapan pengelolaan bantuan logistik dan harus memiliki kesatuan pemahaman terhadap standar pendataan dalam kegiatan pengelolaan bantuan logistik. Terakhir tim yang terlibat dalam pengelolaan bantuan logistik harus bisa merangkul setiap posko-posko bantuan diluar posko resmi.
Kata kunci : Koordinasi, Pengelolaan Bantuan Logistik, Tanggap Darurat Bencana.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






