
Skripsi
Evaluasi Pelatihan Kader Bina Keluarga Remaja di Kantor Keluarga Berencana Kota Administrasi Jakarta Timur
Skripsi ini merupakan hasil penelitian penulis yang berjudul “Evaluasi Pelatihan Kader Bina Keluarga Remaja di Kantor Keluarga Berencana Kota ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170110110025 351 ARD 41/2017 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 351 ARD 41/2017Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 ARD 41/2017Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab M. Ardhie Wibowo -
Skripsi ini merupakan hasil penelitian penulis yang berjudul “Evaluasi Pelatihan Kader Bina Keluarga Remaja di Kantor Keluarga Berencana Kota Administrasi Jakarta Timur”. Penulis tertarik mengangkat judul ini karena melihat pencapaian program Bina Keluarga Remaja yang hanya mencapai 75% dari target yang ditetapkan. Yang kemudian setelah penulis mencari lebih dalam lagi hal ini diduga terjadi karena pelatihan Kader Bina Keluarga Remaja yang tidak dapat dilaksanakan secara maksimal. Tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi mengapa pelatihan kader bina keluarga remaja pada kantor keluarga berencana kota administrasi Jakarta timur belum bisa berjalan dengan baik. Penelitian ini menggunakan teori dari Kirkpatrick yang dikutip oleh Randy L. DeSimone, mengenai evaluasi pelatihan. Yaitu Reaction, Cognitive Learning, Behaviour, dan Result. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan melalui observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini penulis menguji kebenaran data melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelatihan Kader Bina Keluarga Remaja pada Kantor Keluarga Berencana Kota Administrasi Jakarta Timur belum berhasil karena belum memenuhi unsur-unsur evaluasi pelatihan pada poin Cognitive learning, Behaviour, dan Result. Hal tersebut disebabkan oleh tidak dijalankannya pelatihan sesuai dengan pedoman yang ada, kemudian minimnya pengawasan kepada para kader setelah pelatihan membuat hasil dari pelatihan tidak dapat terlihat signifikan. Kata Kunci : Evaluasi Pelatihan, Kader Bina Keluarga Remaja, Kesejahteraan Keluarga. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






