Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Gerakan Penegakan HAM melalui Aksi Kamisan di Kota Bandung


Skripsi ini merupakan hasil penelitian mengenai salah satu aksi yang memiliki cirri khas yaitu aksi kamisan. Kamisan sendiri di latar belakangi oleh ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170810130009320 RIN 5/2017Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 RIN 5/2017
    Penerbit : Ilmu Politik.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 87 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Skripsi ini merupakan hasil penelitian mengenai salah satu aksi yang memiliki cirri khas yaitu aksi kamisan. Kamisan sendiri di latar belakangi oleh Negara yang tidak menunjukan keseriusan dan komitmen menyikapi kasus-kasus pelanggaran HAM masalalu, dan cenderung membuat masyarakat melupakan persoalan penegakan keadilan HAM. Penelitian ini di latar belakangi adanya fenomenaaksi yang rutin di gelar di harikamis, dengan menggunakan atribut yang konsisten setiap sore. Dalam penelitianini, Penulis menggunakan teori aksi sosial yang dikemukakan Feixa, Substansi dari teor itersebut ialah menggambarkan suatu new social movement ditinjau dari 4 ciri, yaitu Ideologi dan Tujuan, Taktik dan pengorganisasian, Partisipan danAktor, Medan area. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, lalu teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studilapangan (observasi, wawancara terstruktur dan tidak terstruktur dan teknik pengumpulan data dengan dokumen). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa tujuan dari aksi kamisan ini ialah agar pemerintah lebih serius menyikapi penyelesaian kasus pelanggaran HAM di Indonesia yang banyakdiantaranyabelumterselesaikanhinggadetikini. Selain itu kamisan ini sendiri bertujuan sebagai kampanye untuk melawan impunitas, menolak lupa akan tragedi yang menimpa para korban dengan kata lain agar masyarakat terus mengingat dan mengingatkan pemerintah bahwa masih banyak kasus pelanggaran HAM yang belumterselesaikan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penulis mengemukakan kesimpulan bahwa aksi kamisan ini cenderung lemah, mengingatkordinasi antara anggota aksi kamisan sendiri masih lemah, ditunjang oleh pemerintah yang masih menutupi kebeneran yang ada, sehingga pada akhirnya menghasilkan tujuan gerakan yang sulitdicapai.

    Kata kunci : New Social Movement, Kamisan, Hak Asasi Manusia.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi