
Skripsi
Representasi Orientalisme dalam Anime Jepang ‘Magi’
Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana representasi orientalisme dalam anime Jepang ‘Magi.’ Adapun tujuan dari penelitian ini adalah ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170210110063 327 MUH 43/2017 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 MUH 43/2017Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xx, 117 hlm.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327 MUH 43/2017Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Muhammad Rizky -
Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana representasi orientalisme dalam anime Jepang ‘Magi.’ Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menginterpretasi representasi orientalisme melalui anime Jepang ‘Magi.’ Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan pascakolonialisme dan orientalisme, dengan metode penelitian kualitatif dan metode analisis semiotika Roland Barthes yang dilakukan terhadap beberapa scene dalam anime ‘Magi.’ Secara lebih meluas lagi, representasi orientalisme yang dibahas dalam penelitian ini dibagi menjadi lima kredo orientalisme, yaitu imaginative geography, stereotype kultural, inferioritas Timur, ideologi politis Barat, dan stereotype perempuan Orient. Setelah dilakukan identifikasi dan analisis semiotika terhadap potongan-potongan adegan dalam anime tersebut, didapatkan bahwa apa yang direpresentasikan adalah diskursus orientalisme. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini menunjukkan bahwa orientalisme terrepresentasikan melalui anime ‘Magi,’ walaupun Jepang sendiri merupakan bagian dari Timur. Dengan demikian, hal ini menunjukkan bahwa pasca kolonial, nilai-nilai orientalisme Barat tidak hilang begitu saja, tetapi justru diadopsi dan dipraktekkan oleh Timur sendiri.
Kata kunci : Diskursus, Magi, Media Representasi, Orientalisme, Pascakolonialisme.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






