Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Strategi Pemerintah Kota Bandung Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)


Penelitian dilatarbelakangi oleh belum adanya keseriusan Pemerintah Kota Bandung dalam menghasilkan SDM yang unggul karena Masyarakat Ekonomi Asean ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170410120091320 IP 109/2016Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 IP 109/2016
    Penerbit Ilmu Pemerintahan : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 IP 50/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian dilatarbelakangi oleh belum adanya keseriusan Pemerintah Kota Bandung dalam menghasilkan SDM yang unggul karena Masyarakat Ekonomi Asean bukan hanya mengenai pasar bebas barang dan jasa saja, namun menjadi pasar tenaga kerja juga. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi Pemerintah Kota Bandung dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) terkait ketenagakerjaan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), pemerintah telah menerapkan tiga strategi yang berkaitan dengan ketenagakerjaan yaitu peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan, peningkatan kualitas tenaga kerja melalui program link and match, perluasan lapangan pekerjaan melalui industri kreatif dan investasi. Kesimpulannya, pelaksanaan dari strategi peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan dan perluasan lapangan pekerjaan melalui industri kreatif dan investasi sejauh ini sudah berjalan dengan baik, tapi untuk program peningkatan kualitas tenaga kerja melalui program link and match belum berjalan dengan baik karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Peneliti berpendapat bahwa dalam mempersiapkan sumber daya manusia perlu diprioritaskan, khususnya pada pelatihan skill dan juga bahasa. Kata kunci: Strategi, Masyarakat Ekonomi Asean, Ketenagakerjaan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi