
Skripsi
Peran International Whaling Commission (IWC) Dalam Menangani Penangkapan Paus Secara Berlebihan Oleh Jepang di Antartika (2010-2014)
Penelitian ini berjudul Peran International Whaling Commission (IWC) dalam Menangani Penangkapan Paus secara Berlebihan oleh Jepang di Antartika ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170210090034 327 RAI 118/2016 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 RAI 118/2016Penerbit FISIP Unpad : ., 2016 Deskripsi Fisik xix, 103 hlm.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Raisa Yosefin -
Penelitian ini berjudul Peran International Whaling Commission (IWC) dalam Menangani Penangkapan Paus secara Berlebihan oleh Jepang di Antartika (2010- 2014). Penelitian ini membahas tentang kondisi populasi paus di dunia yang semakin berkurang dan peranInternational Whaling Commision(IWC) sebagai organisasi internasional yang memiliki tujuan dalam melindungi populasi paus dari penangkapan dan perburuan yang dilakukan oleh Jepang dengan berdalih melakukan scientific whaling di daerah perairan Antartika. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, pengambilan data primer dan wawancara dengan staf resmi IWC melalui surat elektronik. Dari beberapa hasil kegiatan dan rekam jejak yang dilakukan IWC dalam melindungi paus dari kepunahan dapat disimpulkan, Peraturan Penangkapan Paus/ICRW dipahami sebagai penggunaan regulasi berkelanjutan yang terbaik, dimana regulasi tersebut sejalan dengan konsep pembangunan lingkungan berkelanjutan, namun boleh dikatakan bahwa kondisi IWC dalam memenuhi misi dan kinerjanya masih jauh dari memuaskan, walaupun demikian IWC tetap melakukan tindakan yang berfokus pada pengakhiran penangkapan paus, terutama pada kegiatan yang memburu dan membunuh paus.
Kata Kunci :Populasi, Perburuan dan Penangkapan Paus, scientific whaling, Lingkungan, Organisasi Internasional -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






