
Skripsi
Kerjasama Energi Migas Indonesia-Iran dalam Memenuhi Keamanan Energi Indonesia pasca-Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA)
Penelitian ini mendeskripsikan mengenai kerjasama energi migas yang dilakukan antara Indonesia dengan Iran pasca JCPOA melalui perusahaan milik ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170210130029 327 SAR 31/2017 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 SAR 31/2017Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327 SAR 31/2017Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Sarah Fadiah Liandar -
Penelitian ini mendeskripsikan mengenai kerjasama energi migas yang dilakukan antara Indonesia dengan Iran pasca JCPOA melalui perusahaan milik negara masing-masing, yaitu PT. Pertamina (Persero) dan National Iranian Oil Company (NIOC), dimana tujuan dari kerjasama ini adalah untuk memenuhi keamanan energi nasional Indonesia yang dilihat dari segi Availability, Accessibility, Affordability, dan Acceptability. Dalam penelitian ini terdapat 3 konsep yang digunakan, yaitu konsep kerjasama internasional yang di dalamnya mencakup kerjasama bilateral dan konsep keamanan energi dari APERC dengan menggunakan empat dimensi keamanan energi Availability, Accessibility, Affordability dan Acceptability. Penelitian ini menggunakan motode penelitian kualitatif deskriptif untuk mendapatkan data dan gambaran mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Dimana data yang didapatkan yaitu melalui metode wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kerjasama energi yang dilaksanakan oleh kedua negara adalah dengan melakukan pengembangan dan eksplorasi dua ladang minyak Iran di Ab-Teymour dan Mansouri. Kerjasama ini dibuktikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Preliminary Study dua ladang minyak Iran oleh kedua badan usaha milik negara di bidang energi yaitu PT. Pertamina (Persero) dan National Iranian Oil Company (NIOC). Kerjasama ini diawali dengan studi pengembangan terlebih dahulu di dua ladang minyak Iran oleh Pertamina dan NIOC dalam bentuk joint working group. Kesimpulan dari penelitian memperlihatkan bahwa kerjasama energi migas antara Indonesia dan Iran masih belum sepenuhnya berjalan secara maksimal dalam memenuhi keamanan energi nasional Indonesia, dikarenakan kerjasama ini masih memiliki banyak hambatan terkait dengan pelaksanaan teknis kerjasama. Seperti permasalahan perbankan dan kerjasama yang masih dalam tahap studi awal.
Kata kunci : Indonesia, Iran, Keamanan Energi, Kerjasama Energi Migas, Empat Elemen Keamanan Energi
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






