
Skripsi
Implementasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarkat di Desa Sukaweing Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang
Skripsi ini merupakan penelitian mengenai “Implementasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di latarbelakangi oleh adanya fenomena sanitasi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170110100067 351 ADI 37/2017 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 351 ADI 37/2017Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xv, 113 hlm.; 29,7 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 ADI 37/2017Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab ADI MULYANA -
Skripsi ini merupakan penelitian mengenai “Implementasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di latarbelakangi oleh adanya fenomena sanitasi buruk pada keluarga pedesaan di Kabupaten Sumedang. Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) didasarkan atas Peraturan Menteri Kesehatan No. 3 Tahun 2014 tentang Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi program dalam menganggulangi buruknya kualitas sanitasi di Desa Sukawening Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Charles O. Jones yang terdiri kedalam tiga aspek, yaitu organization, interpretation, dan application. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber informan yang didapatkan di lapangan. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa implementasi program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) belum sepenuhnya memperhatikan aspek-aspek implementasi sehingga belum dilaksanakan secara optimal. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bagi masyarakat di Desa Sukawening Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang belum terlaksana dengan baik yang disebabkan oleh berbagai aspek. Penyusunan Sumber Daya Manusia dalam tim pelaksana program dapat dikatakan masih terbilang seadanya sehingga mengakibatkan kurangnya tenaga pelaksana program dalam pelaksanaan. Tidak tentunya sosialsiasi yang dilakukan pelaksana kepada masyarakat mengakibatkan kurangnya pemahaman tentang tujuan dan manfaat program. Pada pelaksanaan program, masih belum ada rencana kerja yang tetap seperti Standard Operational Prosedure (SOP), sehingga pelaksanaan program berjalan sesusai kondisi lingkungan dan bersifat fleksibel. Hal ini dapat dilihat dari adanya indikatorindikator yang belum tercapai dalam target Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang ditetapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang. Kata Kunci: Implementasi, Program, STBM. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






