Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Kinerja Guru di Sekolah Luar Biasa Negeri Pahlawan Kabupaten Indramayu bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Abk)


Skripsi ini mengenai Kinerja Guru Sekolah Luar Biasa Negeri Pahlawan Kabupaten Indramayu. Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya tuntutan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170110130040351 EKO 33/2017Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 EKO 33/2017
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 111 hlm.; 29,7 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 EKO 33/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Skripsi ini mengenai Kinerja Guru Sekolah Luar Biasa Negeri Pahlawan Kabupaten Indramayu. Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya tuntutan peningkatan kinerja terhadap seluruh guru yang ada di Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat pendidik. Teori yang penulis gunakan dalam penelitian Kinerja Guru Sekolah Luar Biasa Negeri Pahlawan Kabupaten Indramayu adalah teori dari Mitchell yang dikutip oleh Sedarmayanti yang terdiri dari 5 dimensi kinerja yaitu Kualitas Kerja, Ketetapan Waktu, Inisiatif, Kemampuan, Komunikasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, Dalam penelitian ini menggunakan data subyektif yang merupakan perspektif dari pelaku yang diteliti (informan) tanpa adanya pengurangan atau penambahan. Peneliti menggunakan tingkat eksplansi dengan format deskriptif kualitatif yang dipergunakan untuk menyusun dan menganalisis data sehingga dapat diperoleh gambaran mengenai masalah yang dihadapi saat penelitian. Hasil penelitian berdasarkan wawancara dan data-data yang ada menunjukan bahwa Kinerja Guru Sekolah Luar Biasa Negeri Pahlawan Kabupaten Indramayu masih kurang baik, karena masih kurangnya kesadaran guru dalam hal kedisiplinan kerja dan masih kurangnya kemampuan guru dalam menguasai teknologi informasi (komputer, laptop, internet dan lain sebagainya) padahal guru dituntut agar selalu mengembangkan kemampuannya demi meningkatkan kinerjanya yang merupakan modal bagi keberhasilan pendidikan. Kata Kunci: Kinerja guru, Peningkatan kinerja, Kedisiplinan dan kemampuan, keberhasilan pendidikan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi