Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Koordinasi dalam Penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kabupaten Bandung


Penelitian ini menggambarkan tentang koordinasi yang dilaksanakan pihak Badan Penanaman Modal dan Perzinan (BPMP) dengan pihak Dinas Perumahan Tata ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170110100045351 DIM 38/2017Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 DIM 38/2017
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii, 98 hlm.; 29.7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 DIM 38/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini menggambarkan tentang koordinasi yang dilaksanakan pihak Badan Penanaman Modal dan Perzinan (BPMP) dengan pihak Dinas Perumahan Tata Ruang dan Kebersihan (Dispertasih) dalam penerbitan izin mendirikan Bangunan (IMB) di Kabupaten Bandung. Koordinasi dalam penerbitan IMB merupakan suatu bentuk upaya pemerintah Kabupaten Bandung dalam rangka memberikan pelayanan secara efesien dan efektif kepada masyarakat serta sebagai upaya pemerintah dalam menertibkan pembangunan perumahan. Hal ini penting mengingat dengan adanya IMB dapat membantu menciptakan tata ruang wilayah sesuai dengan pembangunan berwawasan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa koordinasi yang dilaksanakan dalam penerbitan IMB di Kabupaten Bandung. Adapun aspek yang diteliti adalah penerapan koordinasi yang efektif melalui 6 teknik koordinasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sementara itu, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi serta kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 (lima) orang yang terdiri dari Kepala Bidang Perizinan BPMP, Kepala Sub bidang Pendataan dan Pendaftaran BPMP, Kepala Sub Bidang Pengolahan dan Penerbitan Perizinan BPMP, Kepala Bidang Penataan dan Pengendalian Bangunan DISPERTASIH dan Seksi Pengendalian Bangunan DISPERTASIH. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa koordinasi yang dilaksanakan pihak BPMP dengan pihak DISPERTASIH masih belum efektif. Hal tersebut didasarkan pada ditemukannya permasalahan-permasalahan di lapangan selama penerbitan IMB dan teknik-teknik koordinasi yang diterapkan belum dapat berjalan optimal. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, peneliti mengkaji pentingnya pemahaman masing-masing pihak terhadap tujuan bersama yang telah ditetapkan sehingga akan muncul kesatuan tindakan dalam mewujudkan tujuan bersama tersebut.

    Kata kunci : Koordinasi, BPMP, DISPERTASIH, Penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi