
Skripsi
Perilaku Masyarakat Dalam Menerapkan Pengelolaan Sampah 3R (Reduse, Reuse, Recycle) (Studi Kasus di Desa Cikeruh Kecamatn Jatinangor Kabupaten Sumedang)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan jumlah sampah yang
dihasilkan oleh masyarakat Desa Cikeruh. Peningkatan jumlah sampah yang
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170710130003 301 SRI 13/2017 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 301 SRI 13/2017Penerbit Sosiologi : ., 2017 Deskripsi Fisik xiii, 102 hlm.; 29,7cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 301Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Sri Susanti -
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan jumlah sampah yang
dihasilkan oleh masyarakat Desa Cikeruh. Peningkatan jumlah sampah yang
dihasilkan di Desa Cikeruh lebih dominan dari pada kemampuan masyarakat
untuk mengelolanya. Peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana perilaku
masyarakat dalam menerapkan pengelolaan sampah 3R dan bagaimana faktor
penghambat dan faktor pendukung perilaku masyarakat dalam menerapkan
pengelolaan sampah 3R. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan
perilaku masyarakat dalam menerapkan pengelolaan sampah 3R, serta untuk
menjelaskan faktor penghambat dan faktor pendukung perilaku masyarakat dalam
menerapkan pengelolaan 3R. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif,
penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling, pengumpulan data
menggunakan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi dan analisis
menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku
masyarakat dalam menerapkan pengelolaan sampah 3R belum diterapkan secara
efektif oleh masyarakat Desa Cikeruh. Faktor penghambat perilaku masyarakat
dalam menerapkan pengelolaan sampah 3R diperoleh dengan adanya faktor
penghambat seperti pengetahuan, sikap, serta sarana dan prasarana. Faktor
pendukung perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah diperoleh dengan
adanya faktor penguat seperti adanya dukungan dari petugas kesehatan dan
kebersihan serta pemerintah setempat.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






