Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Kualitas Pelayanan Kantor Imigrasi Kelas I Bandung pada Tahun 2016 : studi pada pembuatan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) pada mahasiswa Malaysia


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh cukup banyaknya jumlah Mahasiswa Malaysia yang melanjutkan kuliah di Kota Bandung. Setiap Mahasiswa Malaysia ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170410120101320 ABD 16/2017Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 ABD 16/2017
    Penerbit FISIP Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    xviii, 117 hlm.; 29.7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini dilatarbelakangi oleh cukup banyaknya jumlah Mahasiswa Malaysia yang melanjutkan kuliah di Kota Bandung. Setiap Mahasiswa Malaysia wajib
    memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) untuk bisa tinggal dan belajar di Indonesia. Kantor Imigrasi Kelas I Bandung merupakan perpanjangan tangan
    pemerintah untuk melayani para mahasiswa dalam pembuatan KITAS. Dalam proses pelayanannya, pada Tahun 2016 masih kurang optimal jika dilihat dari banyaknya permasalahan yang dihadapi oleh para Mahasiswa Malaysia saat menerima pelayanan pembuatan KITAS, sehingga butuh analisis terkait mengapa pelayanan kurang optimal dan apakah faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan
    kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan studi lapangan, yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Penelitian diadakan di Kantor Imigrasi Kelas I Bandung dan Mahasiswa Malaysia di Bandung. Berdasarkan hasil penelitian, teori yang digunakan adalah teori dimensi kualitas pelayanan yang terdiri dari 5 dimensi yaitu berwujud, keandalan, ketanggapan, jaminan dan empati. Jika ditinjau dari kelima dimensi tersebut, pelayanan yang diberikan masih belum optimal terutama dalam dimensi ketanggapan dan jaminan, karena pihak imigrasi kurang sopan, bahkan ada yang mengancam mahasiswa dan kurangnya pengetahuan para pegawai dalam memberikan informasi yang dibutuhkan seputar pelayanan KITAS. Lalu, terdapat juga faktor – faktor baik secara internal maupun eksternal yang mempengaruhi kualitas pelayanan. Kesimpulan yang didapat bahwa Kualitas Pelayanan Kantor Imigrasi Kelas I Bandung pada Tahun 2016 dalam pembuatan KITAS untuk Mahasiswa Malaysia masih kurang optimal dan dipengaruhi oleh faktor – faktor internal maupun eksternal. Peneliti mengharapkan pelayanan bisa diperbaiki dan mahasiswa bisa turut membantu memberi masukan kepada pihak imigrasi.

    Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Pelayanan Publik, Mahasiswa Malaysia
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi