
Skripsi
Peran Pemerintah Kota Bandung dalam Pengembangan Industri Kreatif Clothing di Kota Bandung Tahun 2015-2016
Penelitian ini berjudul “Peran Pemerintah Kota Bandung Dalam Pengembangan Industri Kreatif Clothing di Kota Bandung Tahun 2015-2016”.
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170410120065 320 ALF 14/2017 Perpustakaan Fisip Unpad Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 320 ALF 14/2017Penerbit FISIP Unpad : ., 2017 Deskripsi Fisik xix, 118 hlm.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 320Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab ALFI FISRIFAN -
Penelitian ini berjudul “Peran Pemerintah Kota Bandung Dalam Pengembangan Industri Kreatif Clothing di Kota Bandung Tahun 2015-2016”.
Penelitian ini dilatarbelakangi sudah sejauh mana pemerintah Kota Bandung dalam pengembangan industri kreatif clothing yang ada di Kota Bandung. Pemerintah dalam menjalankan fungsinya dinilai masih belum optimal dalam pengembangan industri kreatif clothing di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan juga studi dokumentasi selama penelitian. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive untuk memudahkan data yang dibutuhkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah dalam pengembangan industri kreatif clothing dapat dilihat dari tiga aspek yaitu pelayanan, pemberdayaan, dan pembangunan. Pada aspek pelayanan, minimnya bantuan pemerintah dan kurangnya sosialisasi kepada para pelaku industri kreatif clothing. Pada aspek pemberdayaan, minimnya sosialisasi dan pembinaan secara langsung terhadap pelaku industri kreatif clothing dari pemerintah. Pada aspek pembangunan,
belum ada pelaksanan dari pihak pemerintah Kota Bandung. Peneliti menyimpulkan bahwa pemerintah belum optimal dalam menjalankan ketiga aspek fungsi pemerintah yang dapat dilihat dari masih kurangnya perhatian pemerintah dalam memenuhi keperluan pelaku industri kreatif clothing di Kota Bandung. Untuk itu disarankan agar dalam fungsi pelayanan, pemerintah perlu memberikan sosialisasi dalam program-programnya, dalam fungsi pembangunan agar pemerintah lebih memfokuskan pada pembangunan infrastruktur, sedangkan dalam pemberdayaan agar pemerintah dapat mengetahui lebih dalam kebutuhan pelaku industri kreatif clothing.
Kata Kunci: Peran Pemerintah, Pelayanan, Pemberdayaan, Pembangunan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






