Detail Cantuman

Image of Penanganan Anak Yang Berkonflik dengan Hukum Oleh Bapas Kelas 1 Bandung jawa Barat

Skripsi  

Penanganan Anak Yang Berkonflik dengan Hukum Oleh Bapas Kelas 1 Bandung jawa Barat


Penanganan anak yang berkonflik dengan hukum dengan tidak tepat dapat
menimbulkan dampak negatif bagi tumbuh dan kembang anak tersebut. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170310100047362 RAT 31/2015Perpustakaan Fisip Unpad (3)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    362 RAT 31/2015
    Penerbit Kesejahteraan Sosial : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    362 RAT 31/2015
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penanganan anak yang berkonflik dengan hukum dengan tidak tepat dapat
    menimbulkan dampak negatif bagi tumbuh dan kembang anak tersebut. Kehadiran
    BAPAS bagi anak yang berkonflik dengan hukum sangat dibutuhkan untuk
    membimbing anak yang berkonflik dengan hukum melewati setiap proses yang akan
    dijalaninya. Penelitian ini berjudul Penanganan anak yang berkonflik dengan hukum
    oleh BAPAS Kelas I Bandung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
    bagaimana penanganan yang diberikan oleh BAPAS Kelas I Bandung kepada anak
    yang berkonflik dengan hukum pada sebelum, saat dan setelah pengadilan.
    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan
    menggunakan teknik studi kasus. Informan yang digunakan dalam penelitian ini
    berjumlah 5 orang yang terdiri dari: 2 (dua) orang anak yang berkonflik dengan
    hukum dengan dua kasus yang berbeda dan 3 Pembimbing Kemasyarakatan yang
    menangani kedua anak tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,
    wawancara mendalam serta dokumentasi.
    Dari penelitian ini ditemukan bahwa proses penanganan BAPAS kelas I
    Bandung terhadap anak yang berkonflik dengan hukum belum terlaksana dengan
    maksimal pada sebelum, saat dan setelah pengadilan beradasarkan peran BAPAS. Hal
    ini terlihat dari masih banyaknya kebutuhan anak yang berkonflik dengan hukum
    tidak terpenuhi. Dalam penanganannya teknik dan metode Pekerja Sosial Koreksional
    belum diaplikasikan secara maksimal. Sebab itu, timbullah kekosongan dalam proses
    penanganan anak yang berkonflik dengan hukum yang seharusnya diisi oleh Pekerja
    Sosial Koreksional.
    Plan of Treatment yang diusulkan dalam penelitian ini adalah “Aku Siap
    Kembali”. Plan Of Treatment ini diharapkan sebagai suatu permulaan untuk
    melibatkan Pekerja Sosial Koreksional dalam penanganan anak yang berkonflik
    dengan hukum dengan cara mempersiapkan anak yang berkonflik dengan hukum
    kembali ke tengah-tengah masyarakat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi