Skripsi
Penerapan prinsip PARTISIPASI Pada Anak dengan disabilitas fisik dalam kegiatan pendidikan inklusif
Penelitian ini menggambarkan penerapan prinsip partisipasi yang dilakukan oleh guru kelas dan guru pendamping pada Anak dengan Disabilitas Fisik ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170310100053 362 PRA 27/2015 Perpustakaan Fisip Unpad (3) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 362 PRA 27/2015Penerbit Kesejahteraan Sosial : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362 PRA 27/2015Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab PRASETIO TRI K ( 170310100053 ) -
Penelitian ini menggambarkan penerapan prinsip partisipasi yang dilakukan oleh guru kelas dan guru pendamping pada Anak dengan Disabilitas Fisik dalam kegiatan pendidikan inklusif di SDN Tunas Harapan Kota Bandung. Bentuk penerapan prinsip partisipasi tersebut yaitu pemberian kesempatan, tanggung jawab, dan dukungan bagi Anak dengan Disabilitas Fisik untuk berpartisipasi di dalam kegiatan pendidikan inklusif di SDN Tunas Harapan Kota Bandung.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari penerapan prinsip partisipasi yang dilakukan oleh guru kelas dan guru pendamping pada Anak dengan Disabilitas Fisik dilihat dari aspek pemberian kesempatan, tanggung jawab, dan dukungan agar anak dapat berpartisipasi secara baik dan efektif di dalam kegiatan pendidikan inklusif di SDN Tunas Harapan Kota Bandung.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi non-partisipasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, kategorisasi data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 18 (delapan belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Kepala Sekolah, 1 (satu) orang Koordinator Guru Pendidikan Khusus, 4 (empat) orang Guru Kelas, 5 (lima) orang Guru Pendamping, 3 (tiga) ADD Fisik, dan 4 (empat) orang tua ADD Fisik.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa guru umumnya memberikan kesempatan, tanggung jawab, serta dukungan pada ADD Fisik untuk berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan inklusif di sekolah. Namun, ada beberapa hal yang belum diterapkan secara optimal diantaranya guru kelas yang kurang tanggap terhadap keluhan dari anak, serta kurangnya pelibatan anak dalam kajian kebutuhan mereka. Selain itu ditemukan juga kurangnya sinergi antara guru kelas dan guru pendamping dalam pelayanan terhadap ADD Fisik di sekolah.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






