Detail Cantuman

Image of Evaluasi  Kebijakan Pemerintah mengenai Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang nomor 14 Tahun 2011 tentang pengelolaan Air Tanah  terhadap ketersediaan Sumber Air

Skripsi  

Evaluasi Kebijakan Pemerintah mengenai Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang nomor 14 Tahun 2011 tentang pengelolaan Air Tanah terhadap ketersediaan Sumber Air


Kondisi pertumbuhan penduduk yang berbanding lurus dengan pembangunan
menyebabkan permintaan akses kepada layanan sumber air bertambah. Akses ...

  • Tidak ada salinan data

  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 SEL 16/2015
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 SEL 16/2015
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kondisi pertumbuhan penduduk yang berbanding lurus dengan pembangunan
    menyebabkan permintaan akses kepada layanan sumber air bertambah. Akses ke
    sumber air tersebut merupakan modal dasar bagi keberlangsungan hidup masyarakat.
    Hal itu menjadi tanggungjawab pemerintah terutama pemerintah daerah yang
    mengeluarkan kebijakan dalam pengelolaan sumberdaya air, yang berfungsi untuk
    mengatur dan mengelola sumberdaya air tersebut. Sebuah kebijakan tentunya
    menimbulkan konsekuensi atau dampak yang dihasilkan, sehingga perlu dievaluasi
    untuk mengetahui keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan programnya. Seperti yang
    terjadi pada Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 14 Tahun 2011 Tentang
    Pengelolaan Air Tanah yang dirasa masih kurang efektif dalam implementasinya,
    sehingga perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut. Penelitian ini mengambil studi di
    Kecamatan Jatinangor.
    Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang akan di analisis
    secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka,
    observasi, dan wawancara secara langsung kepada Dinas Pertambangan Energi dan
    Pertanahan Kabupaten Sumedang, Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Kabupaten
    Sumedang, PDAM Tirta Medal, dan Kecamatan Jatinangor.
    Hasil Penelitian ini ditinjau dari teori Samodra Wibawa, dari segi eksplanasi
    yang menunjukan pelaksanaan program kebijakan pengelolaan air tanah di
    Kecamatan Jatinangor kurang optimal karena terkendala oleh ketersediaan debit air
    dan sarana prasarana sehingga tujuan kebijakan belum terlaksana secara maksimal.
    Dari segi kepatuhan dirasa kurang maksimal dikarenakan terkendala pada jumlah
    sumberdaya manusia atau tenaga ahli. Dari segi audit belum dapat memenuhi output
    dikarenakan kondisi alam dan pelayanan yang belum menyeluruh. Dari segi akunting
    belum dapat memenuhi perubahan yang diharapkan, dan warga semakin terbebani
    dalam hal biaya ketika kemarau tiba.
    Kata Kunci: Kebijakan dan Evaluasi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi