Implementasi model komunikasi kesehatan reproduksi remaja berbasis kearifan lokal di tanah pasundan
Perkembangan media sosial sebagai media komunikasi, menjadi nilai lebih
tersendiri bagi penyebaran informasi di segala bidang, tanpa kecuali ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140900140 302.2Imp/R.62.58 Perpustakaan Pusat (REF.62.58) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2Imp/R.62.58Penerbit Puslitbang KPK LPPM Unpad : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik 86 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2ImpTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Yanti Setianti, -
Perkembangan media sosial sebagai media komunikasi, menjadi nilai lebih
tersendiri bagi penyebaran informasi di segala bidang, tanpa kecuali bidang
kesehatan. Fungi media sosial mendukung pembangunan, salah satunya
adalah membangun masyarakat yang sehat, sehingga dapat menunjang untuk
mensejahterakan diri mereka sendiri. Oleh karena itu, perlu dikembangkan
model-model komunikasi kesehatan termasuk model komunikasi kesehatan
reproduksi yang tepat bagi remaja sebagai bagian dari masyarakat untuk
mendapatkan informasi yang memiliki nilai lebih untuk keberlangsungan
pembangunan kesehatan. Saat ini banyaknya informasi kesehatan reproduksi
yang tersebar di berbagai media sosial tentunya memerlukan selektifitas
tinggi, man a informasi yang sesuai atau tepat dengan kondisi remaja di tiap
wilayah.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






