Detail Cantuman

Image of Preservasi Pengetahuan Obat Herbal dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) (Studi di Masyarakat Pedesaan Kabupaten Garut)

 

Preservasi Pengetahuan Obat Herbal dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) (Studi di Masyarakat Pedesaan Kabupaten Garut)


Pada prinsipnya, tujuan utama pengelolaan pengetahuan yaitu rnendorong keberlanjutan
pengetahuan di dalam suatu organisasi atau kelompok ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140900080659.2 Pre/R.62.46Perpustakaan Pusat (REF.62.46)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    659.2 Pre/R.62.46
    Penerbit Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat(LPPM) : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    vii,;109 hlm,;28 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    659.2 Pre
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pada prinsipnya, tujuan utama pengelolaan pengetahuan yaitu rnendorong keberlanjutan
    pengetahuan di dalam suatu organisasi atau kelompok sosial tetentu. Diharapkan dengan adanya
    pengelolaan pengetahuan (knowledge management) pengetahuan seseorang di suatu lembaga
    atau kelompok sesial tertentu tidak akan berhenti di orang yang rnemiliki pengetahuan tersebut,
    namun melekat di lembaga. Dengan demikian, pengetahuan tersebut dapat digunakan untuk
    mendorong terjadinya replikasi di dalam tubuh organisasi, rnenciptakan inovasi dan melahirkan
    generasi barn.

    Berdasarkan sifatnya pengetahuan secara umum datapat dikategorikan menjadi dua
    kelompok besar yakni Tacit knowledge dan Explicit Knowledge. Pada dasarnya suatu inforrnasi
    akan menjadi tacit knowledge ketika diproses oleh pikiran seseorang. Knowledge jenis ini
    biasanya bel urn dikodifikasikan atau disusun dalarn bentuk tertulis. Pada dasarnya pengetahuan
    tacit bisa dilakukan dengan proses learning dan pembelajaran melalui proses Internalisasi,
    eksternalisasi, dan transfer informasi. Sedangkan proses pengelolaan pengetahuan mencakup
    kegiatan penciptaan pengetahuan, akuisisi, transfer, pengubahan, penyimpanan, dan penggunaan
    kembali pengetahuan.

    Berdasarkan hal terse but pengetahuan-pengetahuan yang berkembang di masayarakat
    termasuk pengetahuan tentang obat-obat herbal perlu didokumentasikan dan dilestarikan sebaik
    mungkin agar dapat dipelihara serta dipelajari oleh generasi-generasi berikutnya. Dengan
    demikian konsep "digali dari masyarakat, oleh masyarakat, dikembangkan dan dimanfaatkan
    oIeh masyarakat" dapat terlaksana.

    Berdasarkan uraian di atas, ungensi penelitian ini akan mengkaji proses preservasi
    pengetahuan tentang obat herbal dan tanarnan obat keluarga di Desa Karang Anyar Kecamatan
    Leuwigoong muali pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, sarnpai pendistribusian
    pengetahuan (dokumen). Metode yang digunakan adalah metode penelitian gabungan (mixed
    methods) antara metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan teknik pengumpulan data
    yakni obsevasi, wawancara, FGD, dan studi pustaka.

    Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pendokumentasian pengetahuan masyarakat
    tentang tanaman obat herbal dan tanaman obat keluarga di Desa Karang Anyar Kecarnatan
    Leuwigoong Kabupaten Garut sudah muali dilakukan secara terorganisasi baik proses

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi