Detail Cantuman

Image of Pengaruh Penggunaan Standardized Nursing Language Nanda - Noc - Nic Terhadap Dokumentasi Asuhan Keperawatan Pada pasien Dengan Penyakit Kronik Di RSUP sanglah Denpasar

 

Pengaruh Penggunaan Standardized Nursing Language Nanda - Noc - Nic Terhadap Dokumentasi Asuhan Keperawatan Pada pasien Dengan Penyakit Kronik Di RSUP sanglah Denpasar


Penyakit kronik menimbulkan angka kesakitan dan angka kematian yang
cukup tinggi. Berbagai penyakit yang termasuk penyakit kronik adalah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700235610.73 Nur p/R.165Perpustakaan Pusat (REF.165)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Nur p/R.22.165
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 112 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Nur p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penyakit kronik menimbulkan angka kesakitan dan angka kematian yang
    cukup tinggi. Berbagai penyakit yang termasuk penyakit kronik adalah penyakit
    jantung, stroke, Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK), kanker, hipertensi, diabetes,
    penyakit ginjal. Penyakit ini memiliki berbagai pengaruh pada fungsi fisik,
    psikologis, sosial dan spiritual dan diikuti oleh beragam kondisi kronik seperti nyeri,
    ketidakmampuan, dan keterbatasan fungsi yang ikut mempengaruhi kualitas hidup
    pasien sehingga memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif. Pendekatan
    asuhan keperawatan NANDA-NOC-NIC merupakan asuhan keperawatan
    komprehensif. Asuhan keperawatan NANDA-NOC-NIC mampu meningkatkan
    kualitas dokumentasi asuhan keperawatan karena mampu memfasilitasi asuhan
    keperawatan yang jelas, ringkas, akurat, lengkap dan objektif. Informasi tentang
    kondisi dan kemajuan pasien dapat dilihat oleh perawat dan tenaga kesehatan lain
    dalam dokumentasi asuhan keperawatan. Perawatan pasien penyakit kronik dilakukan
    secara berkelanjutan dan berfokus pada pasien sehingga memerlukan data
    dokumentasi dengan kualitas yang baik. Tujuan penelitian adalah untuk
    membandingkan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan pada kelompok pasien
    penyakit kronik yang menggunakan SNL NANDA-NOC-NIC dan kelompok yang
    tidak menggunakan SNL NANDA-NOC-NIC.

    Penelitian ini dilakukan di ruang Ratna RSVP Sanglah Denpasar dengan
    desain quasy experimental. Sampel berupa 23 data dokumentasi dimana pasien tidak
    dilakukan pendekatan NANDA-NOC-NIC dan 23 data dokumentasi pasien dimana
    pasien dilakukan pendekatan NANDA-NOC-NIC. Analisa kasus dilakukan untuk
    melihat keakuratan dokumentasi. Perawat diberikan training dan edukasi tentang
    asuhan keperawatan dengan NANDA-NOC-NIC. Observasi kualitas dokumentasi
    asuhan keperawatan dan analisa kasus dilakukan D-Cath Instrument.

    Berdasarkan hasil t-test independent terdapat perbedaan yang bermakna
    kualitas dokumentasi asuhan keperawatan antara kasus penyakit kronik yang tidak
    dilakukan pendekatan NANDA-NOC-NIC dan yang dilakukan pendekatan NANDA­
    NOC-NIC dengan nilai p < 0,001 (tingkat kepercayaan 95%, a = 0,05). Nilai rata-rata
    D-Cath Instrument pada kasus penyakit kronik yang tidak dilakukan pendekatan
    NANDA-NOC-NIC adalah 14,65 (SD±I,40) dan yang dilakukan pendekatan
    NANDA-NOC-NIC adalah 19,78 (SD±I,73).

    Pendekatan asuhan keperawatan NANDA-NOC-NIC dapat digunakan pada
    pasien dengan penyakit kronik untuk mendukung dokumentasi yang berkualitas dan
    menyediakan asuhan keperawatan yang holistik.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi