Detail Cantuman

Image of Pemodelan dan Pengklasifikasian Kabupaten Tertinggal Di Indonesia Dengan Pendekatan Multivariate Adaptive egression Splines (MARS)

 

Pemodelan dan Pengklasifikasian Kabupaten Tertinggal Di Indonesia Dengan Pendekatan Multivariate Adaptive egression Splines (MARS)


Kabupaten tertinggal adalah daerah kabupaten yang masyarakat serta
wilayahnya relatif kurang berkembang dibandingkan daerah lain dalam skala ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700297519.5 Okt pPerpustakaan Pusat (REF.14.70)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    519.5 Okt p/R.14.70
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,; 75 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    519.5 Okt p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kabupaten tertinggal adalah daerah kabupaten yang masyarakat serta
    wilayahnya relatif kurang berkembang dibandingkan daerah lain dalam skala
    nasional berdasarkan kategori perekonomian masyarakat, Sumber Daya
    Manusia (SDM), infrastruktur, kemampuan keuangan daerah, aksesbilitas, dan
    karakteristik daerah. Pengklasifikasian kabupaten tertinggal tidaklah mudah
    karena melibatkan variabel dan jumlah observasi yang cukup banyak. Selain
    itu data yang digunakan tidak memenuhi asumsi untuk penggunaan regresi
    parametrik seperti kenormalan, kesamaan matriks varians-kovarians dan non
    multikolinieritas. Sehingga metode yang paling tepat digunakan adalah regresi
    nonparametrik. Metode MARS yang berbasis pada spline merupakan salah
    satu metode nonparametrik yang mampu menangani data berdimensi tinggi
    dengan pola data yang tidak diketahui sebelumnya, serta mengantisipasi
    kondisi data yang tidak memenuhi asumsi parametrik.

    Berdasarkan hasil pemodelan, maka dapat disimpulkan bahwa kesesuaian
    model MARS dengan data sangat akurat sehingga dengan model ini dapat
    diprediksi transisi kabupaten tertinggal menjadi kabupaten tidak tertinggal
    serta kabupaten yang salah klasifikasi dari metode yang digunakan
    sebelumnya, di akhir periode pembangunan kabupaten tertinggal201O-2014.

    4. Abstract

    Underdeveloped regency is a regency where community and the region is
    relatively less developed than other region in national scale based on
    community economic category, Human Resources (HR), infrastructure, fiscal
    capacity, accessibility, and regional characteristics. The classification of

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi