Perbedaan Rerata Dan Kesesuaian hasil Penentuan Berat Badan Secara Visual, Nomogram Dan Rumus Ross Laboratories Pada Pasien Di Ruang Perawatan Intensif RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung
Pasien yang dirawat di ruang perawatan intensif biasanya dalam keadaan
penurunan kesadaran atau dengan beberapa keterbatasan, sehingga ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140700322 610.73 Tri p/R.22.241 Perpustakaan Pusat (REF.241) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Tri p/R.22.241Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik xviii, 64 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73 Tri pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Trihandayani, Yani -
Pasien yang dirawat di ruang perawatan intensif biasanya dalam keadaan
penurunan kesadaran atau dengan beberapa keterbatasan, sehingga seringkali
pada pasien kritis akan dijumpai permasalahan yang berkaitan dengan
pemenuhan kebutuhan nutrisi, oksigen, ataupun kebutuhan dasar lainnya.
Pengkajian berat badan pada pasien kritis seringkali dilakukan dengan cara
visual, menggunakan beberapa rumus ataupun dengan pengukuran
antropometrik. Banyak penelitian mengemukakan bahwa estimasi visual dalam
penentuan berat badan masih banyak ketidakakuratannya, sehingga dapat
menimbulkan masalah yang terkait dengan penggunaan data berat badau yang
dapat memperburuk kondisi pasien dan menambah lama waktu perawatan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan rerata dan
kesesuaian hasil penentuan berat badan secara visual, nomogram dan rumus
Ross laboratories pada pasien di ruang perawatan intensif RSUP dr. Hasan
Sadikin Bandung.
Penelitian ini merupakan observasional, analitik dengan rancangan cross
sectional. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive sampling sebanyak
19 pasien dan 19 orang sehat sebagai kelompok kontrolnya. Penentuan berat
badan dilakukan dengan observasi secara visual dan pengukuran antropometrik
untuk kemudian hasilnya dimasukkan kedalam nomogram dan rumus Ross
laboratories.
Hasil uji statistik pengukuran rerata berat badan diperoleh nilai
probabilitas 0.032 lebih kecil dari a = 0,05 yang dapat disimpulkan ada
perbedaan signifikan berat badan antara metoda pengukuran secara visual,
nomogram dan Ross laboratories. Hasil uji kesesuaian dengan Bland Altman
Plots didapatkan ketiga metode penentuan berat badan mempunyai nilai p > a =
0,05 yang berarti tidak ada kesesuaian antara pengukuran pada pasien dengan
kelompok orang sehat sebagai kontrolnya.
Penentuan berat badan secara rumus Ross laboratories cukup aplikatif
untuk digunakan pada pasien tanpa komplikasi fraktur ekstremitas dan
nomogram untuk pasien bila terdapat fraktur ekstremitas. Penelitian lebih lanjut
diperlukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan
rerata dan kesesuaian hasil penentuan berat badan secara visual, nomogram
dan rumus Ross laboratories.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






